Suara.com - Sebuah sumber perbankan mengatakan Ferrari, pembuat mobil sport mewah Italia yang tak ada bandingannya, mendapatkan harga kuat 52 dolar AS per saham pada Selasa (20/10/2015) waktu setempat untuk penawaran umum perdana (IPO)-nya di New York.
Datang di posisi tertinggi dari kisaran perkiraan harga penawarannya, harga menunjukkan permintaan besar untuk saham Ferrari dan pengesahan oleh Wall Street dari rencana pemiliknya, Fiat Chrysler, menghargai IPO produsen mobil ceruk kelas atas itu di sekitar 10 miliar dolar AS.
Penjamin emisi atau underwriter menawarkan 17,2 juta saham dari Ferrari, yang terdiri dari sekitar sembilan persen dari saham perusahaan. Fiat Chrysler sebelumnya mengatakan pihaknya memperkirakan harga penawaran di antara 48 dolar AS dan 52 dolar AS per saham.
Fiat Chrysler telah membayangkan IPO sebagai langkah pertama dalam menyelesaikan "spin-off" atau pemisahan merek Ferrari.
Fiat Chrysler, yang memiliki sekitar 90 persen saham Ferrari, berencana untuk menginvestasikan 48 miliar dolar AS untuk memperluas total penjualan di seluruh dunia menjadi tujuh juta kendaraan per tahun, terutama melalui pengembangan merek-merek Jeep, Alfa Romeo dan Maserati.
Ferrari juga mengharapkan memperluas upaya-upaya "branding" sekitar logo kuda jingkrak yang terkenal dalam perlengkapan olahraga, jam tangan, aksesoris, elektronik konsumen dan taman-taman rekreasi.
Saham mulai diperdagangkan pada Rabu (21/10/2015) waktu New York di bawah kode RACE. Penjamin emisi mungkin menawarkan tambahan 1,7 juta saham, tergantung pada permintaan. (Antara/AFP)
Terpopuler
- 6 HP 5G Terbaru Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Jempolan
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
- Proyek 3 Triliun Dimulai: Makassar Bakal Kebanjiran 200 Ton Sampah dari Maros dan Gowa Setiap Hari
- Berapa Gaji Pratama Arhan? Kini Dikabarkan Bakal Balik ke Liga 1
- Banyak Banget, Intip Hampers Tedak Siten Anak Erika Carlina
Pilihan
-
Hizbullah Klaim Hancurkan Kapal Militer Israel Sebelum Serang Lebanon
-
Jusuf Kalla Mau Laporkan Rismon Sianipar ke Polisi! Ini Masalahnya
-
Di Balik Lahan Hindoli, Seperti Apa Perkebunan yang Jadi Lokasi 11 Sumur Minyak Ilegal?
-
Traumatik Mendalam Jemaat POUK Tesalonika Tangerang: Kebebasan Beribadah Belum Terjamin?
-
'Ayah, Ayah!' Tangis Histeris Keluarga Pecah saat Jenazah 3 Prajurit TNI Gugur Tiba di Tanah Air
Terkini
-
Impor Barang Modal RI Melonjak 34 Persen
-
Laba Bersih Melonjak 79 Persen, Seabank Bakal Luncurkan Debit Card Tahun Ini
-
Neraca Dagang Indonesia Surplus USD 1,27 Miliar, Apa Saja Faktor Pendukungnya
-
Harga Cabai Rawit dan Beras Naik, Daging Sapi Turun Harga
-
Pembatasan BBM Berpotensi Bikin Harga Kebutuhan Pokok Naik
-
Penyebab Iran Tak Jalin Kerjasama Kilang Minyak dengan Indonesia Meski Kaya SDA
-
Harga Emas Pegadaian Minggu 5 April 2026: Antam, UBS, dan Galeri24 Bakal Naik?
-
Profil PT Dana Brata Luhur Tbk (TEBE), Emiten Fasilitas Batu Bara Milik Haji Isam
-
Pasokan Sulfur Macet: Konflik Timur Tengah Ancam Naikkan Harga Baterai EV Hingga Pupuk RI
-
Mengurai Efek Domino Perang AS-Israel Vs Iran terhadap Perdagangan RI