Suara.com - Setelah menjadi perdebatan pro dan kontra, akhirnya Presiden Joko Widodo memastikan pemerintah akan mengimpor beras dari Thailand dan Vietnam guna meningkatkan cadangan beras nasional untuk memenuhi kebutuhan hingga awal 2016.
"Ini impor kita lakukan untuk memperkuat cadangan beras nasional. Tetapi bisa di taruh di Thailand dan Vietnam," kata Jokowi saat ditemui dalam acara Trade Expo Indonesia 2015 di Jiexpo Kemayoran, Jakarta Pusat, Rabu (21/10/2015).
Ia menjelaskan saat ini beras tersebut masih berada di kedua negara. Beras akan dikirim saat Indonesia membutuhkan pasokan tambahan.
"Nah diputuskan kalau sudah kelihatan, kalau minggu ketiga minggu keempat oktober hujannya masih ragu-ragu, ya memang kalau perlu ditarik ke Indonesia," katanya.
Namun ketika ditanya, berapa kuota impor beras yang diajukan Indonesia kepada kedua negara tersebut, Jokowi masih enggan membeberkannya.
"Jadi belum diputuskan, tapi beras sudah ada, iya. Tanya ke Kabulog," kata dia.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Motor Listrik Paling Kuat di Tanjakan 2026, Anti Ngeden dan Tetap Bertenaga
- Therese Halasa, Perempuan Palestina yang Tembak Benjamin Netanyahu
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
-
Regime Change! Kongres AS Usul Donald Trump dan Menteri Perang Dicopot Pekan Depan
-
Kebakaran di Gedung Satreskrim Polres Jakarta Barat, 13 Mobil Damkar Dikerahkan
-
90 Menit yang Menentukan! Trump Tak Jadi Pakai Senjata Nuklir ke Iran karena Ditekan?
-
Donald Trump Umumkan Gencatan Senjata Perang Iran Selama Dua Pekan
Terkini
-
Pertamina Fasilitasi 1.346 Sertifikasi UMKM, MiniesQ Sukses Tembus Pasar Ritel Modern
-
Lotte Chemical Indonesia Prioritaskan Pasokan Domestik di Tengah Krisis Rantai Pasok Global
-
Purbaya Klaim MBG Bantu Dorong Ekonomi RI 1 Persen karena Serap 1 Juta Tenaga Kerja
-
FTSE Pertahankan Status Indonesia, Reformasi Pasar Modal Diakui Dunia
-
Purbaya Siapkan Lowongan Kerja Bea Cukai untuk 300 Lulusan SMA, Diumumkan Mei 2026
-
Gelar 206 Proyek di Bali, Kementerian PU Kucurkan Rp1,2 Triliun pada 2026
-
Ketergantungan Impor LPG RI Makin Dalam, Tembus 83,97% di 2026
-
Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
-
OJK Yakin Pasar Modal RI Kembali Dibanjiri Investor Setelah Status FTSE
-
Kemendag Rilis 2 Aturan Baru, Perizinan Ekspor Kini Nggak Berbelit-belit