Suara.com - Mantan Deputi III Bidang Pengelolaan Isu Strategis Kantor Staf Kepresidenan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan reshuffle kabinet jilid kedua perlu dilakukan Presiden Joko Widodo. Kementerian di sektor ekonomi, menurut Yudhi, perlu dirombak lagi.
"Saya pikir beberapa menteri ekonomi harus diganti. Ada yang membuat harga nggak bisa turun, dan masih membuat liabilitas di mata investor nggak kuat karan pernyataan berubah-ubah terus," kata Yudhi usai diskusi Senator Kita dengan topik Mengapa Perlu Reshuffle Lagi?" di gedung Dewan Pers, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Kamis (22/10/2015).
Yudhi mengatakan reshuffle kabinet jilid kedua bukan berarti kegagalan Presiden Jokowi dalam memilih menteri. Reshuffle merupakan hak prerogatif Kepala Negara untuk memperkuat pemerintahan.
"Nanti kalau ada reshuffle (bentuk) kegagalan Presiden saya kira tidak. Menurut saya masih ada menteri yang mau memperlambat pertumbuhan ekonomi, ya memperlambat dari segi anggaran diperlambat dan kerjanya santai-santai," kata Yudhi.
Ketika ditanya siapa menteri ekonomi yang paling mungkin diganti, Yudhi tidak mau menyebutnya.
"Yang jelas Presiden bisa melihat menteri mana yang bisa menjalankan tugasnya dengan baik atau tidak," kata Yudhi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
BRI Siapkan Layanan Perbankan Selama Libur Lebaran 2026, 186 Kantor Cabang Tetap Beroperasi
-
1 Tahun Danantara Indonesia, PLN Perkuat Fondasi untuk Masa Depan Negeri
-
Energi Ramadan Penuh Harapan, Pertamina Salurkan Santunan bagi 29.000 Anak Yatim
-
Pasokan Energi Ramadan-Idulfitri Aman, Kementerian ESDM Apresiasi Kesiapan Pertamina
-
Jika Prabowo-DPR Sepakat, Purbaya Siap Naikkan Defisit APBN 3 Persen
-
Sumber Daya Air Dipastikan Aman Jelang Libur Lebaran 2026
-
Tembus 1.134 Konsultasi, Posko THR Kemnaker Kini Layani Pengaduan Pekerja
-
Hutama Karya Jamin Jalur TarutungSibolga Siap Dilalui Pemudik
-
Meski Kuota Penuh, Masyarakat Masih Punya Kesempatan Daftar Mudik Motor Gratis
-
Petani Tembakau Peringatkan Ancaman Pandemi Ekonomi Jilid II