Suara.com - Menutup Kuartal ke 3 di tahun 2015, Bank OCBC NISP kembali mencatatkan kinerja dan pertumbuhan yang cukup baik ditengah kondisi perekonomian Indonesia yang sangat menantang saat ini. Salah satunya dengan peningkatan signifikan dalam penyaluran kredit yang tumbuh 23% dari Rp 66,6 triliun menjadi Rp 82 triliun, hal ini menunjukkan komitmen Bank OCBC NISP untuk tetap konsisten menjalankan fungsi intermediasinya. Bank OCBC NISP juga berhasil menumbuhkan asetnya sebesar 20% menjadi Rp 131 triliun dari 109 triliun pada periode yang sama tahun 2014.
Pertumbuhan kredit ini tetap disertai dengan komitmen Bank OCBC NISP untuk selalu menjalankan prinsip kehati-hatian dalam mengembangkan usahanya. Hal ini tercermin dengan pencapaian kualitas kredit yang cukup baik dan terkendali, tercermin dari rasio kredit bermasalah atau Non Performing Loan (NPL) gross per 30 September 2015 yang tetap terjaga di angka 1,3%, jauh di bawah ketentuan Bank Indonesia sebesar 5%.
Kenaikan pendapatan bunga bersih sebesar 12% (YoY) dari Rp 2,8 triliun menjadi Rp 3,1 triliun juga turut meningkatkan laba Bank OCBC NISP sebesar 12% (YoY). Sementara itu Dana Pihak Ketiga juga menunjukkan pertumbuhan sebesar 15% dari Rp 79,5 triliun menjadi Rp 91,2 triliun, dimana 39,3% dari total Dana Pihak Ketiga merupakan CASA (Current Account dan Saving). Pertumbuhan tersebut didorong melalui berbagai inisiatif yang dilakukan untuk meningkatkan volume CASA secara berkelanjutan.
Sejumlah rasio keuangan juga berada pada posisi yang baik, seperti rasio kecukupan modal (CAR/Capital Adequacy Ratio) 17,3%, Net Interest Margin (NIM) 3,9%, Return On Equity (ROE) 9,1% dan Return On Asset (ROA) 1,6%. Demikian pula dengan Loan to Funding Ratio (LFR) terjaga di level 87,2%.
“Kepercayaan yang tinggi kepada Bank OCBC NISP menjadi motivasi bagi kami untuk senantiasa memberikan nilai tambah dan kualitas terbaik kepada seluruh nasabah. Kinerja positif dan berbagai inisiatif serta pengembangan beragam produk yang sesuai dengan kebutuhan nasabah menjadi cerminan atas komitmen untuk selalu fokus kepada nasabah”, "kata Parwati Surjaudaja, Presiden Direktur Bank OCBC NISP dalam siaran pers yang diterima amp.suara.com, Senin (26/10/2015).
Kini Bank OCBC NISP memiliki 337 jaringan kantor di 60 kota, dan lebih dari 6500 karyawan. "Kami juga berkomitmen tinggi memberikan fasilitas layanan Electronic Banking yang modern," pungkas Parwati.
Tag
Berita Terkait
-
OCBC Syariah Luncurkan Program untuk Tingkatkan Kualitas Hidup Pelajar dan Guru
-
Mantap! Nabung di Bank OCBC NISP Bisa Nonton Konser David Foster and Friends di Sentul Bogor
-
Dentsu Indonesia-OCBC NISP Moncer di Ajang Spikes Asia
-
Profil Susilo Wonowidjojo, Orang Terkaya RI Digugat Rp 1 Triliun
-
Bank OCBC NISP Ajak Anak Muda NgeGym Keuangan di Financial Fitness GYM PIK
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- Siapa Syekh Ahmad Al Misry? Dikaitkan Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Sesama Jenis 'SAM'
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
Pensiunan Diincar Penipu Jelang Lebaran, Komisaris TASPEN Ariawan Ungkap Modusnya
-
Impor LPG dari Timur Tengah Dialihkan ke AS, Pasokan Dijamin Aman
-
Presiden Prabowo Subianto: Semua Kekayaan Alam Indonesia Milik Negara, Bukan Pengusaha
-
Peringati 1 Tahun Danantara, Pupuk Indonesia Group Salurkan Paket Perlengkapan Sekolah
-
Sebanyak 143,91 Juta Orang Diprediksi Mudik Lebaran Tahun Ini!
-
IndoEBTKE ConEx 2026 Diluncurkan, Fokus Akselerasi Transisi Energi ASEAN
-
Menkeu Jawab Isu Resesi di TikTok : Jauh dari Morat-marit
-
Prabowo: Kita Bersyukur Saat Ini Aman, Pemerintah Jaga Defisit APBN Tidak Bertambah
-
Menteri Bahlil Batasi Ekspor Batu Bara, Prioritaskan Kebutuhan dalam Negeri
-
Pemerintah Siapkan Skenario dari era Covid-19 Hadapi Krisis Energi Akibat Konflik Timur Tengah