Suara.com - Kehabisan tiket konser David Foster and Friends yang bakal diselenggarakan di Sentul International Convention Center (SICC)? Tenang, tak perlu khawatir, Anda bisa mengikuti program Premium Music Experience (PME) dari Bank OCBC NISP. Pasalnya, signature event tahunannya Bank OCBC NISP ini akan menghadirkan penampilan David Foster and Friends.
David Foster nantinya akan mengajak para pecinta musik bernostalgia bersama dengan lagu-lagu hits-nya bersama line-up istimewa musisi top dunia, yaitu Katharine McPhee, Michael Bolton, Loren Allred, dan juga Peabo Bryson. Pada kesempatan itu, David Foster juga akan menggandeng penyanyi Indonesia, Raisa.
Private Concert Bank OCBC NISP merupakan bagian dari rangkaian konser "Hitman Asia Tour 2023". Sesuai namanya, konser ini hanya bisa diikuti oleh nasabah Bank OCBC NISP. Menariknya, konser David Foster and Friends akan diselenggarakan duluan yakni pada 11 Agustus 2023 di SICC.
National Network Head Bank OCBC NISP, Faren Indirawati menjelaskan, PME merupakan sebuah customer gathering dalam bentuk private concert khusus untuk nasabah Bank OCBC NISP. Acara ini merupakan bentuk apresiasi Bank untuk nasabah Bank OCBC NISP guna mendukung lifestyle mereka.
"Acara ini membuktikan bahwa di Bank OCBC NISP, meningkatkan kesehatan finansial dan berinvestasi bisa berjalan beriringan dengan lifestyle," tutur Faren dalam Konferensi Pers yang diselenggarakan di ST Regis Hotel, Jakarta Selatan, Jumat, (9/6/2023).
Faren mengatakan, PME terbuka untuk semua nasabah Bank OCBC NISP baik yang existing maupun nasabah yang baru membuka tabungan. Hanya saja, karena ini adalah sebuah private concert, kuotanya cukup terbatas.
"Kuota tahun lalu itu 1.200 undangan. Untuk tahun ini, yang pasti jauh beberapa kali lipat dari Michael Learns (guest star tahun lalu), kami sih inginnya mungkin bisa 10 ribu karena memang kapasitasnya segitu. Tapikan kami maunya private dan kami ingin nasabah kami merasa nyaman dan merasa lebih dekat lagi dengan David Foster-nya. Jadi agak berbeda dengan konser umumnya, mungkin akan kami batasi di sekitar 7 ribuan," jelas Faren.
Adapun, untuk mendapatkan undangan PME, nasabah harus memiliki tabungan minimal Rp82 juta melalui skema program yang disediakan. Nasabah bisa memilih produk dan layanan dari skema program yang ditawarkan, yaitu tabungan konvensional atau syariah, Bancassurance, serta produk Wealth yang termasuk Obligasi, sesuai dengan syarat dan ketentuan yang berlaku. Setelah pembukaan produk, Bank akan melakukan pengecekan lebih lanjut, dan nasabah yang dinyatakan eligible akan mendapatkan undangan yang bisa ditukarkan dengan wristband yang harus dibawa pada acara private concert di venue nanti.
"Meski namanya signature event, ternyata untuk mendapatkan undangan ini cukup hanya menabung Rp82 juta saja, jadi tidak perlu miliaran," kata Faren.
Baca Juga: Saat Artis Internasional Bangga Kenakan Batik di Batik Music Festival
Bagi siapa pun yang ingin mendapatkan undangan, informasi selengkapnya mengenai skema program PME dapat diakses di ocbcnisp.id/PME2023 , atau langsung ke Cabang OCBC NISP terdekat sebelum kehabisan kuota seat.
Sementara itu, pada kesempatan yang sama, Retail Proposition Head Bank OCBC NISP, Chinni Yanti Tjhin menambahkan, Bank OCBC NISP berkomitmen untuk senantiasa berusaha menjawab kebutuhan dan aspirasi nasabah yang terus berkembang, baik individu maupun bisnis. Untuk nasabah individu, pihaknya menyediakan produk, layanan, dan solusi yang komprehensif untuk semua kalangan, mulai dari young adults yang masih di tahap awal perencanaan keuangan, hingga nasabah high net worth yang membutuhkan solusi keuangan yang lebih kompleks, memberikan nasabah keluasan agar semakin financially fit.
"Sedangkan untuk nasabah bisnis, kami menyediakan solusi lengkap untuk membantu bisnis dengan skala apapun mengembangkan potensinya dengan maksimal, mulai dari ekspansi, kelola dana, digital bisnis, hingga solusi industri," tutup Chinni Yanti Tjhin.
Berita Terkait
-
Gandeng Raisa, David Foster Gelar Konser Lagi di Indonesia Agustus Mendatang
-
Dentsu Indonesia-OCBC NISP Moncer di Ajang Spikes Asia
-
Profil Susilo Wonowidjojo, Orang Terkaya RI Digugat Rp 1 Triliun
-
Bank OCBC NISP Ajak Anak Muda NgeGym Keuangan di Financial Fitness GYM PIK
-
5 Potret Terkini Putri Ayu IMB, Semakin Cantik di Usia 25 Tahun
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Satu Rumah Dihuni 10 Orang, Pemerintah Bedah 82 Hunian di Menteng Tenggulun
-
Proyek Percontohan Gentengisasi Prabowo Disorot, Kontraktor Jujur: Bukan Genteng, Kita Pakai Spandek
-
Kantongi Sertifikat, Pertamina Bisa Jual Avtur dari Minyak Jelantah Secara Global
-
RI-India Mau Kembangkan Industri Logam
-
Nasib THR Ojol Akan Ditentukan Selasa Pekan Depan
-
MKBD Tembus Rp 1 Triliun, KISI Perkuat Fundamental di Tengah Persaingan Sekuritas
-
Jangan Kehabisan! Penukaran Uang Baru BI Mulai Besok, Wajib Daftar Online Dulu
-
Krisis Batu Bara Ancam PLTU, Pasokan Listrik Aman?
-
Setoran Pajak Kripto Tembus Rp1,93 Triliun, PMK Baru Jadi Angin Segar Exchange Lokal
-
Kemenperin Bantah Industri Tahan Produksi Usai Kesepakatan Tarif RI-AS