Suara.com - Nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta, Jumat pagi (13/11/2015), bergerak melemah 47 poin menjadi Rp13.644 dibandingkan posisi sebelumnya di posisi Rp13.597 per dolar AS.
"Nilai tukar rupiah masih relatif stabil, pelaku pasar sedang menanti data angka defisit neraca transaksi berjalan Indonesia yang diperkirakan berkisar 1,7 persen terhadap produk domestik bruto (PDB) atau lebih baik dari defisit dua persen pada kuartal sebelumnya," kata Ekonom Samuel Sekuritas Rangga Cipta, di Jakarta, Jumat (13/11/2015).
Menurut dia, hal itu berpeluang menjadi sentimen positif terhadap nilai tukar rupiah dan meningkatkan peluang dipangkasnya suku bunga acuan Bank Indonesia (BI rate). Sentimen itu berpeluang bagi rupiah untuk bergerak menguat.
Sementara itu, lanjut dia, sentimen dari data klaim pengangguran yang masih tinggi dan defisit anggaran pemerintah Amerika Serikat yang melebar dapat menahan laju dolar AS. Sementara angka produksi industri di kawasan Euro yang membaik juga akan membantu memperkuat mata uang euro terhadap dolar AS.
Kepala Riset NH Korindo Securities Indonesia Reza Priyambada menambahkan meski laju dolar AS masih mengalami kenaikan terhadap sejumlah mata uang dunia, termasuk rupiah, namun masih cenderung terbatas.
"Penguatan dolar AS masih terbatas, sejumlah sentimen di dalam negeri masih ditanggapi positif terutama terkait dengan kondisi makroekonomi internal, di antaranya ekspektasi positif terhadap isi Paket Kebijakan VII," katanya.
"Target inflasi pemerintah di tahun 2015 di bawah empat persen, dan sejumlah harapan positif pemerintah terhadap perekonomian domestik akan menjaga fluktuasi rupiah," katanya. (Antara)
Berita Terkait
-
Rupiah Makin Ambruk Hingga ke Level Rp 16.855
-
Rupiah Terancam Tembus Rp17.000
-
Rupiah Melemah, Berikut Harga Kurs Dolar AS di Mandiri, BNI, BRI dan BCA
-
Awal Pekan, Rupiah Dibuka Suram ke Level Rp16.839 per Dolar AS
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
- Link Gratis Baca Buku Broken Strings, Memoar Pilu Aurelie Moeremans yang Viral
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
Pilihan
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
-
Klaim "Anti Banjir" PIK2 Jebol, Saham PANI Milik Aguan Langsung Anjlok Hampir 6 Persen
-
Profil Beckham Putra, King Etam Perobek Gawang Persija di Stadion GBLA
-
4 HP Snapdragon RAM 8 GB Paling Murah untuk Gaming, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terancam Tembus Rp17.000
Terkini
-
Purbaya Buka Opsi Diskon Tarif Listrik untuk Korban Banjir Sumatra
-
Kementerian PU Targetkan 1.606 Unit Huntara di Aceh-Tapanuli Rampung Sebelum Ramadhan
-
RDMP Balikpapan Alami Hambatan, Bahlil Tuding Ada Pihak Tak Suka RI Swasembada Energi
-
Harga Emas dan Perak Meroket Usai Sengketa Trump vs The Fed Makin Memanas
-
Bahlil: Hanya Prabowo dan Soeharto Presiden yang Resmikan Kilang Minyak
-
Penunggak Pajak Jumbo Baru Setor Rp 13,1 T dari Total Rp 60 T
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
-
Saham-saham Konglomerat Ambruk, Reli IHSG Mulai Penyesuaian Harga?
-
Harga Beras SPHP Semua Wilayah Rp 12.500 per Kg, Pengecer Untung?
-
DJP Ungkap Kasus Faktur Pajak Fiktif, Rugikan Negara Rp 170 Miliar