Sepanjang bulan Oktober 2015, sistem angkutan penumpang Singapore Airlines (diukur dalam pendapatan penumpang tiap kilometer) mengalami kenaikan sebesar 1,9% dibandingkan tahun sebelumnya, terhadap penurunan kapasitas sebesar 0,5% (diukur dalam kilometer kursi yang tersedia). Akibatnya, tingkat isian penumpang (passenger load factor) mengalami kenaikan sebesar 1,8% menjadi 79,0%.
Dalam keterangan resmi yang diterima Suara.com, Senin (23/11/2015), selain dari tingkat isian penumpang (PLF) untuk rute Asia Timur yang datar, di wilayah lainnya tingkat isian penumpang (PLF) juga turut meningkat. Situasi persaingan tetap menantang dan kegiatan promosi akan terus dilakukan di pasar-pasar yang relevan.
Sistem angkutan penumpang SilkAir meningkat 7,3% dibandingkan pertumbuhan kapasitas periode yang sama tahun lalu (year-on year) sebesar 11,0%. Oleh karenanya, tingkat isian penumpang (passenger load factor) mengalami penurunan sebesar 2,3% menjadi 68,0%. Pada bulan Oktober 2015, Silk Air meluncurkan penerbangan ke Malé, Maladewa, yang membuat jaringan rute SilkAir menjadi 49 destinasi di 13 negara. Tingkat isian penumpang (PLF) di kedua wilayah mengalami penurunan dikarenakan pertumbuhan penumpang yang diangkut tidak sesuai dengan pertumbuhan kapasitas.
Melanjutkan perluasan jaringan ke Osaka dan Kaohsiung pada bulan Juli 2015, Scoot meluncurkan layanan penerbangan ke Hangzhou pada bulan Oktober 2015. Oleh karena itu, sistem angkutan penumpang Scoot meningkat sebesar 25,5% dibandingkan dengan pertumbuhan kapasitas periode yang sama tahun lalu (year-on year). Kapasitas sistem angkutan penumpang Scoot meningkat sebesar 21,3% seiring dengan penambahan armada yang beroperasi, yaitu dari enam pesawat (tipe 777) tahun lalu menjadi sembilan pesawat (delapan pesawat tipe 787 dan satu pesawat tipe 777) pada bulan October 2015. Oleh karenanya, PLF meningkat sebesar 2,8% menjadi 85,2%.
Sistem angkutan penumpang Tigerair mencatat peningkatan sebesar 0,3% dibandingkan dengan penurunan kapasitas pada periode yang sama tahun lalu (year-on year) sebesar 0,5%. Oleh karenanya, tingkat isian penumpang (passenger load factor) mengalami peningkatan sebesar 0,6% menjadi 79,8%.
Tingkat keterisian kargo (cargo load factor - CLF) secara keseluruhan meningkat sebesar 0,4 persen yang disebabkan oleh lalu lintas kargo (diukur dalam kilometer-ton-angkutan) naik sebesar 9,8% dibandingkan pertumbuhan kapasitas sebesar 9,2%. Tingkat isian meningkat untuk rute Asia Timur, Pasifik Barat Daya dan Asia Barat serta Afrika karena permintaan melebihi perubahan kapasitas.
Berita Terkait
-
Langka! Detik-detik Peluncuran Roket Antariksa Terekam dari Jendela Pesawat
-
InJourney Airports Catat 3,15 Juta Orang Mudik via Pesawat, Tertinggi Sejak Pra-Pandemi
-
Peneliti Ungkap Cara Sederhana Tekan Dampak Iklim Penerbangan, Bagaimana Solusinya?
-
WN India Berkali-kali Lecehkan Pramugari dalam Pesawat Singapore Airlines
-
Inovasi Teknologi Canggih Singapore Airlines Menjawab Tantangan Perubahan Iklim Dunia
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Rupiah Ambruk Karena Kondisi Fiskal, Panda Bond dan Swap Currency Tak Selesaikan Masalah
-
Fundamental Terjaga, Tugu Insurance Bukukan Laba Rp265,62 Miliar di Kuartal I-2026
-
Investor Masih Kabur saat IHSG Menguat? Rupiah Kuncinya
-
Bahlil Mau Terapkan Skema Bagi Hasil Migas di Sektor Pertambangan
-
Ada Pejabat Baru di Lingkungan Kementerian ESDM, Ini Daftarnya
-
Pengamat Ingatkan Efek Pelemahan Rupiah Bikin APBN Berdarah-darah
-
Bahlil Fokus Ganti LPG 3 Kg ke CNG, Berapa Harga Jualnya?
-
Dirikan Learning Center di Fakultas Pertanian UGM, Wujud Kepedulian BRI terhadap Pendidikan
-
Rupiah Turun Terus, Purbaya Siapkan Dana Stabilisasi Obligasi
-
Pengamat: Aturan Soal Migas Jadi Biang Kerok Rupiah Terus Jeblok