Suara.com - Saat ini jalan untuk menjadi seorang Chief Executive Officer (CEO terbilang lebih terbuka seiring dengan kemajuan teknologi serta maraknya perusahaan rintisan (startup) secara global. Sudah banyak perusahaan yang berbasis teknologi, mencetak CEO-CEO baru dengan latar belakang beragam hingga kuranya pengalaman.
Berikut ini adalah 3 hal yang bisa dilakukan jika Anda ingin menjadi seorang CEO di usia 30.
1.Ciptakan sebuah tim untuk mengkompensasi kekurangan Anda
Bahkan seorang eksekutif berpengalaman membutuhkan panduan dari orang-orang yang dapat menawarkan bimbingan, terutama untuk hal-hal di luar keahlian intinya. Untuk pemimpin muda, ini sangat penting, untuk menghindari kesalahan serius. Kurangnya pengalaman dapat mengakibatkan konsekuensi yang sangat menyakitkan: mempekerjakan orang yang salah, menghabiskan terlalu banyak uang dan masih banyak lagi.
Pertimbangkan contoh terbaik dari kolaborasi antara pendiri Facebook Mark Zuckerberg dan COO di Facebook Sheryl Sandberg, selama ini Zuckerberg bertanggung jawab untuk menciptakan produk sementara Sanberg orang yang lebih berorientasi bisnis. Mereka saling melengkapi dengan keterampilan, dan bekerja sama untuk mencapai tujuan yang sama membangun sebuah perusahaan yang sukses.
Pendiri Google, Larry Page dan Sergey Brin (keduanya berusia 25 tahun ketika mendirikan perusahaan) membawa orang yang lebih berpengalaman dalam hal membangun bisnis yaitu Eric Schmidt.
Ketika membangun tim yang solid, hindari mencari orang-orang yang persis seperti Anda, namun temukan orang-orang yang dapat melengkapi Anda dan menantang Anda untuk tumbuh.
Tag
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Biodata dan Agama DJ Patricia Schuldtz yang Resmi Jadi Menantu Tommy Soeharto
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- 5 Sepatu Jalan Lokal Terbaik Buat Si Kaki Lebar Usia 45 Tahun, Berjalan Nyaman Tanpa Nyeri
- DPUPKP Catat 47 Hektare Kawasan Kumuh di Kota Jogja, Mayoritas di Bantaran Sungai
Pilihan
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?
-
Kuburan atau Tambang Emas? Menyingkap Fenomena Saham Gocap di Bursa Indonesia
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
-
Akun RHB Sekuritas Milik Wadirut Dijebol, Ada Transaksi Janggal 3,6 Juta Saham BOBA
Terkini
-
Bos Danantara Pamer Hasil Transformasi Total BUMN, Valuasi TLKM Naik Jadi Rp 115 T
-
Akhirnya IHSG Tembus Level 9.000, Apa Pemicunya?
-
PLTP Lumut Balai Unit 3 Dieksekusi, Mulai Beroperasi pada 2030
-
IPC Terminal Petikemas Bukukan Kinerja 3,6 Juta TEUs Sepanjang 2025
-
Rupiah Bangkit ke Rp16.865 Per Dolar AS, Putus Tren Pelemahan Berturut-turut
-
Ancaman Krisis Iklim, Menko Airlangga Ungkap Produksi Padi Sempat Anjlok 4 Juta Ton
-
Mengapa Proyek Monorel Jakarta Gagal Terbangun?
-
KLH Akan Gugat Perdata 6 Perusahaan Terkait Banjir Sumatera, Kejar Ganti Rugi Triliunan Rupiah
-
Usai Bea Cukai, Purbaya Kini Ancam Pegawai Pajak: Rotasi ke Tempat Terpencil hingga Dirumahkan
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?