Suara.com - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution memastikan dunia moneter tidak akan terdampak aksi teror dan ledakan yang terjadi di Jalan MH Thamrin Jakarta Pusat, Kamis (14/1/2016).
"Oh tidak, bursanya sudah balik lagi ke normal sehingga tidak usah khawatir moneternya," kata Darmin Nasution di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta.
Ia mengatakan, peristiwa tersebut jangan terlalu dibesarkan secara berlebihan agar tidak mendatangkan dampak yang mencekam sehingga berpengaruh terhadap kinerja moneter Indonesia.
Menurut dia, wajar jika pasar bereaksi sesaat setelah kasus ledakan itu terjadi.
"Tidak, tidak usah dibesar-besarkan kalaupun ada yang bereaksi ya besok sudah biasa lagi," katanya.
Namun ia memantau sampai penutupan pasar Kamis sore, belum ada tanda-tanda reaksi yang berlebihan atas pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS.
Bahkan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pun kata dia, masih terpantau normal.
Darmin menegaskan kasus ledakan tersebut telah ditangani oleh penegak hukum yang berwenang sehingga ia meminta masyarakat untuk tetap tenang dan tidak bereaksi berlebihan.
"Dan yang bisa kita sampaikan adalah dampaknya tidak, apa namanya, ini cepat diselesaikan dan dampaknya juga sudah redalah," kata Darmin.
(Antara)
Berita Terkait
-
Thomas Djiwandono Masuk BI Tapi Tak Ada Pengalaman Moneter: 1,5 Tahun Saya Wamenkeu, Silakan Lihat
-
Harapan Purbaya ke Ponakan Prabowo Setelah Resmi Masuk BI, Bantah Fiskal Kuasai Moneter
-
Bantu Program Presiden Prabowo, Bank Indonesia Bakal Hati-hati Kelola Anggaran
-
Suku Bunga BI Berpotensi Turun Lagi, BI Ungkap Syarat untuk Dorong Ekonomi
-
Rahasia Sukses BRI Sabet Penghargaan Inovasi Operasi Moneter Rupiah Terbaik
Terpopuler
Pilihan
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
-
Kisah Petani Gurem, Dihantui Pangan Murah Rendah Gizi
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
Terkini
-
Usai 'Dikeroyok' Sentimen Negatif, IHSG Jadi Indeks Berkinerja Paling Buruk di Dunia
-
Pertamina Integrasikan Tiga Anak Usaha ke Sub Holding Downstream
-
PANI Tutup 2025 dengan Pra Penjualan Rp4,3 Triliun, Capai Target 100%
-
Moodys Goyang Outlook 7 Raksasa Korporasi Indonesia: BUMN Mendominasi
-
IHSG Loyo ke Level 7.935 Pekan Ini, Investor Asing Masih 'Buang Barang' Rp11 Triliun
-
MBG Diperlukan Di Tengah Tantangan Ekonomi?
-
POP Merek: Terobosan DJKI Percepat Layanan Publik Dalam 10 Menit
-
Pupuk Indonesia Gandeng 1.620 Inovator Demi Perkuat Kemandirian Pangan Nasional
-
Industri Sawit RI Sumbang Output Rp1.119 Triliun dan Serap 16,5 Juta Pekerja
-
Tukar Uang di BCA Minimal Berapa? Ini Tata Cara Jelang Ramadan 2026