Suara.com - Asosiasi Perusahaan Penerbangan Nasional (Inaca) mengharapkan dibukanya jalur penerbangan di wilayah Selatan Jawa karena waktu tempuhnya lebih singkat.
"Kalau memang itu diberikan, akan sangat memberikan kemudahan karena nanti 'short-cut-nya' (jalan pintasnya) cukup panjang," kata Ketua Umum Inaca M Arif Wibowo usai peresmian pengoperasian kendaraan kru udara Garuda Indonesia dengan Vi-Gas di Jakarta, Jumat (15/1/2016).
Menurut Arif, dengan demikian, jalurnya lebih singkat dibandingkan jalur Utara.
"Jadi, tidak perlu mengarah ke Surabaya, tapi langsung ke arah Selatan," ucapnya.
Pernyataan tersebut menyusul solusi yang ditawarkan Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Suprasetyo terkait pembatasan frekuensi penerbangan di Jawa atas usulan Presiden Joko Widodo.
Dia mengatakan jalur Selatan bisa digunakan apabila tidak ada latihan militer.
"Jadi kalau (jalur Selatan) tidak bisa digunakan, misalnya, malam hari atau libur, bisa digunakan untuk penerbangan sipil," ujarnya.
Namun, menurut Direktur Utama PT Angkasa Pura II Budi Karya Sumadi menilai jalur penerbangan Utara Jawa masih belum padat.
"Jakarta masih mungkin ditambah, Pak Menteri minta sampai 100 pergerakan," imbuhnya.
Saat ini, dia menyebutkan, kapasitas Bandara Soekarno-Hatta menampung maksimal 72 pergerakan per jam dengan rata-rata harian 60-65 pergerakan pesawat per jam.
Sebagaimana diinformasikan sebelumnya, Presiden Joko Widodo mengimbau penerbangan jalur Utara Jawa secara bertahap harus dikurangi agar rute 'existing' menjadi efisien.
Selain itu, juga untuk kelancaran arus dan kapasitas penerbangan, khususnya di Jawa, Bali, dan sekitarnya, serta meningkatkan keselamatan lalu-lintas penerbangan pada rute-rute padat di Jawa-Bali.
Menurut Presiden, pengurangan kepadatan jalur utara Pulau Jawa juga penting untuk mengoptimalkan operasional penerbangan kontigensi jika terjadi letusan gunung berapi, dan juga untuk mengurangi emisi CO2.
Presiden menginstruksikan agar Menteri Perhubungan Ignasius Jonan untuk segera mengatasi permasalahan ini dengan penerapan "flexible use of airspace" dan rute-rute baru di selatan Pulau Jawa, sehingga dapat mengurangi kepadatan lalu-lintas penerbangan pada jalur penerbangan existing.
(Antara)
Berita Terkait
-
Bongkar Penampakan Ijazah Gibran dengan Alumni MDIS Singapura, Apakah Sama?
-
Riwayat Pendidikan Gibran di Orchid Park Secondary School Disorot, Ini Fakta dan Profil Sekolahnya
-
Garuda Indonesia Stop Jalankan Rute Penerbangan yang Bikin Rugi
-
Maskapai Ini Kurangi Rute Penerbangan hingga Pangkas Karyawan
-
Di Balik Kontroversi Ijazah Gibran Rakabuming Raka, Ini Profil Kampus MDIS Singapura
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
Pilihan
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
-
Akun RHB Sekuritas Milik Wadirut Dijebol, Ada Transaksi Janggal 3,6 Juta Saham BOBA
-
Danantara Janji Bangkitkan Saham Blue Chip BUMN Tahun Ini
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
Terkini
-
Kurs Uang Rial Ambruk 1.457.000 rial per Dolar AS, Nilainya Jauh di Bawah Rupiah
-
Airlangga Ingatkan Jagung Tak Sekadar Pangan, Harus Seimbang untuk Pakan dan Industri
-
Jadwal Lengkap Penerbitan Sukuk Ritel dan SBN 2026
-
Performa Solid, Bank Mandiri Bagikan Dividen Interim Rp9,3 Triliun
-
Ekspor Venezuela Meluncur, Tren Kenaikan Harga Minyak Terhenti
-
Harga Emas Antam Nggak Bosan Naik, Hari Ini Tembus Rp 2.665.000/Gram
-
Siapa Ibnu Sutowo? Sosok Eks Dirut Pertamina yang Viral Usai Disinggung Prabowo
-
Harga Pangan Nasional Makin Murah Hari Ini, Bawang Merah hingga Beras Medium Ikut Turun
-
CIMB Niaga Bidik Nasabah Kaya yang Punya Harta Rp5 Miliar
-
Rupiah Mulai Bangkit, Dolar AS Turun ke Level Rp16.867