Suara.com - Executive Advisor PT Panasonic Gobel Indonesia, Rachmat Gobel membantah isu pemutusan Hubungan Kerja (PHK) di PT Panasonic Indonesia.
"Jadi ada pemberitaan PHK itu tidak demikian," ujar Rachmat dalam diskusi Persepktif Indonesia tentang PHK dan Perekonomian Kita, Rumah Makan Gado-Gado Boplo, di Menteng, Jakarta, Sabtu (6/2/2016).
Mantan Menteri Perdagangan ini menuturkan, dalam industri terjadi persaingan pasar, oleh karena Panasonic melakukan penelitian dan pengembangan dalam produknya, untuk bersaing terhadap penjualan produk. Tak hanya itu, adanya persaingan membuat Panasonic, merubah produk dengan teknologi yang relevan.
"Itu kan industri memang ada persaingan, kita harus memenangkan persaingan. Makanya kita melakukan produk development dan produk efektivitas. Kebetulan produk yang kita buat lampu CFL ( bohlam) menjadi LED ( light emitting diode), ini produk masa depan yang ramah lingkungan," ucapnya
Oleh karena itu, Panasonic merubah strategi terhadap jelang Masyarakat Ekomomi Asean (MEA). Kata Gobel, sebelumnya PT Panasonic memiliki tiga pabrik dan dimerger menjadi dua pabrik.
"Apalagi cost produksi semakin murah, jadi kita merubah strategi, otomatis kita melakukan pengurangan tenaga kerja. Yang tadinya ada tiga pabrik menjadi dua pabrik, jadi efektifitas ini jelang MEA. Ada 15.000 karyawan kita, yang pengurangan hanya 500 orang," tandasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
Pilihan
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
Terkini
-
Bisnis Gerai Minuman di Tengah Tekanan Ekonomi, Ada yang Tutup dan Berkembang
-
IHSG Ambles Tapi Aset Emiten Melesat Rp94 Triliun, Ini Penyebabnya
-
Harga CPO Anjlok Pertengahan Tahun 2026, Kemendag Ungkap Penyebabnya
-
Rincian Aturan Baru Pajak UMKM: CV, Firma, dan PT Baru Kehilangan Fasilitas PPh
-
Harga Pangan Kian Meroket: Cabai Merah Besar Tembus Rp107 Ribu, Beras Ikut Naik
-
Saham Sejuta Umat Ini Lagi Diskon Harga Termurah, Momentum Emas untuk 'Serok Bawah'?
-
BBRI Anjlok ke Titik Terendah, Investor Lokal Jadi 'Penyelamat' saat Saham Diobral Asing
-
Update Harga Minyak Dunia Usai Menhan AS 'Bantah' Omongan Donald Trump
-
Idul Adha 1447 H, Pegadaian Distribusikan 913 Hewan Kurban untuk Masyarakat di Seluruh Indonesia
-
Bisakah Membatalkan Transaksi PayLater Kredivo yang Sudah Telanjur?