Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal Otoritas Jasa Keuangan Nurhaida mengaku optimis kondisi perekonomian di Indonesia tahun ini akan lebih baik dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya termasuk pada industri jasa keuangan.
Hal tersebut dapat dilihat dari nilai tukar rupiah yang mengalami perbaikan sejak Januari 2016. Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan juga mengalami kenaikan sebesar 0,48 persen. Kondisi tersebut diklaim menunjukkan adanya perbaikan ekonomi di 2016.
"Febuari 2016 IHSG kita juga mengalami kenaika 0,33 persen kondisi makronya ke arah positif. Meski ada perlambatan inflow dan net buy saham asing juga di Rp 0,3 triliun jadi memang ada perbaikan," kata Nurhaida saat ditemui di Hotel Dharmawangsa, Jakarta Selatan, Kamis (11/2/2016).
Selain itu, ia menjelaskan, keoptimisan tersebut juga dapat dilihat dari net asset value dari reksa dana yang mengalami pertumbuhan pada Januati 2016 sebesar Rp277,1 triliun dibandingkan Desember 2015.
Kendati demikian, sentimen dari pasar global masih akan menghantui lantaran Amerika Serikat yang masih menahan suku bunga The Fed dan ada perbaikan ekonomi di Cina yang akan mempengaruhi pasar global, namun OJK optimis ekonomi Indonesia akan semakin kuat.
"Memang ada beberapa indikator yang bosa dilihat dari kondisi pasar keuangan global. Tapi kita harus optimis kalau ekonomi akan menjadi lebih baik lagi. Kita dorong ini bersama-sama dan menjalankan program-program pemerintah dengan baik," katanya.
Berita Terkait
-
Ironi Rupiah Rp18.000: Turis Malaysia Borong Barang, Warga Lokal Menjerit
-
Perbanas: Perbankan Nasional Tetap Sehat, Kredit Tumbuh Hampir 10 Persen
-
IHSG Terkoreksi 0,28% Setelah Investor Lanjutkan Ambil Cuan, BBCA Masih Naik
-
TAFS Bungkam saat OJK Soroti Dugaan Kekerasan Matel Hingga Ancam Sanksi Administratif
-
Investor Mulai Ambil Cuan, IHSG Ambruk Lagi 1,91% di Sesi I
Terpopuler
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Jaksa Skakmat Nadiem: Mau Putus Konflik Kepentingan, Kok Saham Gojek Tak Dijual?
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
- Honda Vario 160 Teranyar Dikabarkan Meluncur Akhir Bulan Ini, Tampang Lebih Agresif
Pilihan
-
Prediksi Meksiko vs Afrika Selatan: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Rekor Gila ARMY Indonesia! Belum Genap Sejam, Ratusan Ribu Tiket Konser OT7 BTS Ludes Tanpa Sisa
-
PTBA Kembangkan 500 Itik Petelur di Muara Enim, Hasilkan 200 Telur Omega per Hari
-
Raffi Ahmad Terseret Kasus Suap Impor, Padahal Cuma Basa-basi Titip Barang ke PT Blueray
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
Terkini
-
Indonesia Gandeng Uni Emirat Arab Ajak Investasi Ketahanan Pangan Nasional
-
Airlangga Klaim Investasi Sektor Hilirisasi Terus Berkembang, Realisasi Tembus Rp 498,79 T
-
Purbaya dan DPR Sepakati KEM-PPKF 2027: Defisit APBN 2,4 Persen, Pertumbuhan Ekonomi 6,5 Persen
-
Target Penerimaan Negara Naik di 2027, Purbaya Bakal Andalkan Coretax
-
MBG Masuk Daerah 3T, PU Telah Bangun 22 SPPG
-
Tak Hanya untuk Investasi, Aset Kripto Bisa Penuhi Gaya Hidup
-
Kelola Transaksi, Begini Caranya Agar UMKM Bisa Pisahkan Dana Bisnis dan Pribadi
-
Pertamax Naik, Anak Buah Mas Bahlil 'Ganteng' Imbau Masyarakat Sadar Tak Pindah
-
Mohon Maaf Warga Serpong, PLN Matikan Listrik di Beberapa Wilayah
-
Singapura Buka Suara soal Aturan Ekspor Satu Pintu Danantara Sumberdaya Indonesia