Suara.com - Pemerintah melalui Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan memperkirakan akan mendapat tambahan penerimaan bea keluar sebesar Rp1 triliun pada tahun 2016.
Hal tersebut menyusul keputusan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral yang akhirnya mengizinkan PT. Freeport Indonesia melakukan ekspor konsentrat.
"Kemarin kan Freeport sudah diizinkan lagi ekspor. Dengan adanya itu kita (bea cukai) diperkiraan penerimaan bea keluarnya mencapai Rp1 triliun di 2016 ini. Pasti sangat baik ya untuk penerimaan pajak ini," kata Direktur Penerimaan dan Peraturan Kepabeanan dan Cukai DJBC Sugeng Aprianto saat ditemui di gedung DPR, Jakarta Selatan, Rabu (17/2/2016).
Ia mengklaim penerimaan bea keluar dari hasil ekspor tersebut sangat besar jika dibandingkan dengan perusahaan tambang atau mineral lainnya.
"Yang lain ada, tapi yang paling besar Freeport sih kalau saya lihat. Kalau Newmont paling Rp800 miliar aja. Yang lain ada kayak kakao, kulit, kayu olahan tapi nggak besar banget," katanya.
Seperti diketahui, Kementerian ESDM telah mengeluarkan izin ekspor kepada Freeport terkait telah memenuhi beberapa syarat dari pemerintah terkait pembangunan smelter. Selain itu, ESDM dan Kementerian Perdagangan mengenakan tarif bea keluar sebesar 10 persen. Hal inilah yang menambah penerimaan bea keluar.
Berita Terkait
Terpopuler
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- 5 Serum Penumbuh Rambut Terbaik untuk Rambut Menipis dan Area Botak
Pilihan
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
Terkini
-
Trump Klaim Kesepakatan Damai dengan Iran Hampir Rampung, Harga Minyak Melandai
-
Listrik Sumatera Padam, Begini Cara Ajukan Kompensasi Pelanggan PLN
-
Penerimaan Pajak Moncer di April 2026, Purbaya Klaim Berkat Coretax
-
Purbaya Akui Aturan DHE SDA Molor karena Banyak Pengusaha Lobi Istana
-
Profil Dirut PLN Disorot Pasca Blackout Sumatra, Sosoknya Anak Jenderal TNI
-
Rupiah Anjlok, Nasabah Mulai Berbondong-bondong Nabung Dolar AS
-
Industri Migas RI Hadapi Ancaman Infrastruktur Tua, Apa Solusinya
-
4 Saham RI Kembali Terlempar dari Indeks Global FTSE Russell, Ini Penyebabnya
-
IHSG Ambles 8,35% Sepekan, Kapitalisasi Pasar Susut Rp 1.190 Triliun
-
Tak Hanya Kelola Dana Pensiun, Asabri Kini Garap UMKM hingga Ekonomi Hijau