Suara.com - Pemerintah berencana menjadikan Usaha Kecil Menengah dan Mikro (UMKM) untuk mendongkrak perekonomian dan mempercepat laju pemerataan perekonomian. Guna mewujudkan hal itu, pemerintah pun menyusun beberapa kebijakan untuk mempermudah bisnis UKMM, guna meningkatkan daya saing di dalam negeri.
"Ini memang lagi dirumuskan. Nanti kebijakan-kebijakan UMKM akan keluar di paket kebijakan lanjutan, yang mungkin akan diluncurkan dalam waktu dekat bulan ini," kata Menko Perekonomian Darmin Nasution, saat ditemui di kantornya, Jumat (4/3/2016).
Darmin menjelaskan, salah satu kebijakan yang akan dikeluarkan pemerintah bagi UMKM adalah mengurangi modal untuk UMKM yang akan membentuk Perseroan Terbatas (PT), yang sebelumnya harus memiliki modal awal Rp50 juta. Kebijakan itu menurutnya akan diubah oleh pemerintah.
"Jadi kan sebelumnya ada aturan, untuk mendirikan PT modal awalnya Rp50 juta. Nah, kalau untuk UMKM ada pengecualian. Jadi aturan itu tidak berlaku lagi nantinya untuk UMKM. Hanya UMKM saja," ungkapnya.
Darmin menjelaskan, hal tersebut dilakukan untuk mempermudah para pelaku UMKM dalam memulai bisnisnya dan meningkatkan indikator starting business. Dia berharap, adanya aturan tersebut dapat memberikan dampak langsung dan menggerakkan bisnis para UMKM dalam waktu dekat.
"Nantinya kebijakan ini akan berupa peraturan pemerintah (PP), agar kebijakannya lebih tegas nanti di paket kebijakan ekonomi. Mungkin akhir bulan sudah berjalan," katanya.
Namun begitu, Darmin masih enggan untuk menggungkapkan kapan Paket Kebijakan Ekonomi XI ini akan diumumkan oleh pemerintah.
"Ini kan lagi dibahas. Nanti kalau sudah, dibahas dulu di Rapat Terbatas. Nah, tunggu aja nanti-lah. Yang pasti secepatnya," tegas Darmin.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Kaki Masih Pegal Setelah Lari? Ini 5 Sepatu Recovery Run Lokal dengan Review Terbaik
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
PM Malaysia Kenang Bung Hatta: Negara Tidak Boleh Ditopang Segelintir Elit
-
Dugaan Dikerahkan Kawal Demo, Apakah Komcad Dapat Gaji dan Tunjangan?
-
Pemerintah Janji Stok Pupuk Nasional Aman, Zulhas: Kopdes Jadi Penyalur
-
DPR Apresiasi Langkah Baru Bank Indonesia Perkuat Nilai Rupiah
-
Foto e-KTP Jelek Bisa Diganti? Ini Aturan dan Syarat Resminya
-
Dasco Dukung Gebrakan 'Dedolarisasi' BI: Transaksi Triliunan ke China Cukup Pakai QRIS
-
Tiket Pesawat Mahal! Pengamat Bongkar Anomali Pajak 'Tersembunyi'
-
Harga Bawang dan Beras Kompak Naik, Minyak Goreng Ikut Makin Mahal
-
Pertamax Naik, Ojol: Saya Dari Awal Pakai Pertalite
-
Pegadaian Gelar LEXIS 2026 untuk Hadapi Transformasi Hukum Pidana Nasional