Suara.com - Wakil Presiden Jusuf Kalla menyoroti anggaran pendapatan belanja daerah yang naik dua kali lipat, tetapi tak diiringi pertumbuhan ekonomi. Menurut Jusuf Kalla hal ini bisa melemahkan Indonesia di era persaingan global.
"Undang undang memberi kewenangan tinggi ketika APBD yang sangat meresahkan kita semua. APBN kita tumbuh, APBD tumbuh dua kali lipat, tetapi pertumbuhan ekonomi tidak," kata Kalla dalam memberikan pengarahan kepada seluruh kepala daerah di Istana Negara, Jakarta, Jumat (8/4/2016).
Menurut Jusuf Kalla buruknya perekonomian Indonesia tak lepas dari APBD yang tidak mendorong pembangunan. Dana APBD, katanya, lebih banyak dipakai tidak tepat sasaran.
"Artinya banyak APBD dilakukan tidak mendorong pembangunan, lebih banyak untuk operasional daripada pembangunan," ujar dia.
Wakil Presiden menyontohkan kasus di salah satu daerah. Duit APBD malah dipakai kepala daerah buat membeli barang-barang mewah yang tentu saja tak ada kaitannya dengan tujuan menumbuhkan ekonomi.
"Saya ke kabupaten di kepulauan, masuk ruang tamu wali kota atau bupati di sana furniturenya buatan Italia, mobilnya mewah. Apa yang mau dicapai?" kata dia.
Kalla menambahkan sebagian besar peningkatan APBD dialokasikan untuk operasional. Itu sebabnya, Wakil Presiden memerintahkan kepada semua kepala daerah agar mengalokasikan APBD untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi.
"Ternyata sebagian besar kenaikan APBD masuk ke operasional," kata dia.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
-
Bukan Ragnar Oratmangoen! Persib Rekrut Striker Asal Spanyol, Siapa Dia?
Terkini
-
IES 2026 Menjadi Ruang Dialog Ekonomi, Energi, dan Daya Saing Indonesia
-
Kemenperin Akui Baja China Jadi Masalah di Indonesia
-
Permintaan Obligasi Indonesia Turun ke Titik Terendah dalam Setahun Terakhir
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
-
Pertamina Gagalkan Pencurian 10 Ton Minyak Mentah di Prabumulih
-
Pandu Sjahrir Beberkan Mekanisme Danantara Investasi di Pasar Saham
-
Danantara Tak Mau Ikut Campur Soal Saham Gorengan yang Diusut Bareskrim
-
Tak Lagi Andalkan Listrik, Bisnis Beyond kWh Didorong Jadi Sumber Pertumbuhan
-
Setelah Perbaiki KRAS, Danantara Bangun Pabrik Baja Baru
-
BRI Perkuat Transformasi Digital, Pengguna BRImo Tembus 45,9 Juta