Suara.com - Anggota Komisi XI DPR RI Donny Imam Priambodo mengakui bahwa negara-negara surga pajak akan melakukan berbagai maneuver untuk menyikapi rencana Indonesia memberlakukan pengampunan pajak (Tax Amnesty). Namun upaya tersebut tidak akan sampai mengintervensi kedaulatan Indonesia.
“Jadi bukan artinya Singapura atau Negara Tax Heaven lain menekan pemerintah Indonesia dan DPR dalam pembahasan RUU Pengampunan Pajak. Sampai saat ini saya tidak melihat itu,” kata Donny saat dihubungi Suara.com, Jumat (22/4/2016).
Politisi Nasional Demokrat ini menegaskan bahwa Singapura dan negara-negara Surga Pajak tidak akan tinggal diam. Namun itu dalam artian memperbaharui kebijakan perpajakan di negara mereka sendiri agar tetap lebih menarik dari kebijakan Tax Amnesty Indonesia. “Termasuk membujuk para wajib pajak agar tetap tidak menarik dananya yang selama ini disembunyikan di Negara tersebut untuk ditarik pulang ke Indonesia,” ujar Donny.
Ia mencontohkan banyak negara Surga Pajak yang memang mengandalkan pemasukan dari fasilitas pembebasan pajak. Bahkan negara seperti Singapura, menurutnya 70 persen dana simpanan yang ada di Perbankan Singapura berasal dari Warga Negara Indonesia. “Jadi saya kira mereka jelas tidak akan diam saja melihat perkembangan Tax Amnesty di negara kita,” tutup Donny.
Kekhawatiran penjegalan RUU Tax Amnesty diungkapkan oleh kalangan pengusaha yang tergabung dalam Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo). Apindo menilai saat ini negara-negara yang menerapkan tax heaven atau negara yang termasuk dalam surga pajak tengah agresif menyusun beberapa strategi agar Indonesia tidak menerapkan kebijakan pengampunan pajak.
Wakil Ketua Umum APINDO Suryadi Sasmito mencontohkan Singapura, dimana negara ini menurutnya tengah mencari beberapa strategi untuk menjegal pemerintah agar tax amnesty tidak diterapkan. Pasalnya, repatriasi modal orang-orang Indonesia yang berada di negara tersebut ditaksir mencapai lebih dari Rp3000 triliun. Salah satu strategi Singapura untuk menahan orang-orang Indonesia menarik dananya untuk pulang ke Indonesia adalah dengan menjanjikan warga asing termasuk WNI yang menyimpan uangnya di Singapura bisa menjadi warga negara Singapura.
Berita Terkait
-
RUU P2SK Disepakati, Besok Dibawa ke Paripurna
-
'Tetangga Punya SHM, Kami Kok Tidak?' Warga Pangkalan Jati Tagih Keadilan Lahan ke Komisi XI DPR
-
DPR Sahkan 5 Anggota Dewan Komisioner OJK Periode 2026-2031, Friderica Widyasari Jadi Ketua
-
Ini Alasan Komisi XI Pilih Friderica Widyasari Dewi Menjabat Ketua OJK yang Baru
-
Martin Manurung Minta Kebijakan Tegas untuk Wilayah Paling Parah Terdampak Bencana
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
- Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
Pilihan
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari TKD Satu Kabupaten di NTB
Terkini
-
Selat Hormuz Dibuka, Bahlil Sebut Indonesia Tetap Lanjutkan Kontrak Impor Minyak
-
Bahlil Ungkap Kontrak Batu Bara PLN Kurang 20 Juta Ton, Listrik Bisa Terganggu?
-
Dukung Program 3 Juta Rumah, BRI Salurkan Pembiayaan Rp340 Miliar untuk 867 Debitur
-
Biaya Kuliah Meroket, Mahasiswa Minta Dana Pendidikan Tak Dipakai untuk MBG
-
BRI Hadirkan Cara Baru Menabung Emas Otomatis Saat Transfer di BRImo
-
Asumsi ICP 2027 Dinaikkan Mas Bahlil, Paling Tinggi 95 Dolar AS/Barel
-
Indonesia Bidik Turis Tajir, Seaplane Resmi Beroperasi dari Banyuwangi
-
Program Kompor Listrik Masih Digeber Mas Bahlil di 2027, Anggarannya Rp 815 M
-
Tembus Rp1,4 Triiun, Gaji ke-13 untuk TNI-Polri Telah Cair
-
Obral Pamer Danantara, Global Bond Laris Manis