- Komisi XI DPR menetapkan lima nama, termasuk Friderica Widyasari Dewi sebagai Ketua OJK periode 2026–2031.
- Penetapan ini didasarkan hasil uji kelayakan dan kepatutan terhadap sepuluh kandidat di DPR, Rabu (11/3/2026).
- Pertimbangan utama meliputi kapasitas, kompetensi, rekam jejak, dan pengalaman panjang para kandidat di sektor keuangan.
Suara.com - Komisi XI DPR mengungkapkan alasan memilih Friderica Widyasari Dewi, menjadi Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang baru.
Adapun keputusan itu berdasarkan jhasil uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) terhadap calon anggota Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk periode 2026–2031.
Dari 10 kandidat yang mengikuti proses tersebut, lima nama akhirnya ditetapkan untuk mengisi lima jabatan strategis di lembaga pengawas sektor keuangan tersebut.
Keputusan tersebut diambil setelah Komisi XI DPR RI menggelar proses fit and proper test, dan melakukan musyawarah mufakat dalam rapat internal.
Ketua Komisi XI Misbakhun, menjelaskan bahwa penetapan tersebut didasarkan pada berbagai pertimbangan, mulai dari kapasitas, kompetensi, hingga rekam jejak para kandidat selama proses seleksi.
Ia mencontohkan, kinerja Diki Kartikoyono yang dinilai mampu memberikan respons positif terhadap sejumlah persoalan fundamental di OJK meskipun menjabat dalam periode yang relatif singkat.
Sementara itu, Hasan Fauzi dianggap mampu memberikan tanggapan yang memadai terhadap sejumlah isu strategis di sektor pasar modal, termasuk yang berkaitan dengan indeks global seperti MSCI.
“Para kandidat juga mampu memaparkan gagasan dan program kerja dengan sangat baik dalam proses fit and proper test yang terbuka untuk publik,” ujarnya di Gedung DPR, Rabu (11/3/2026).
Selain itu, Komisi XI DPR juga mempertimbangkan pengalaman panjang sejumlah kandidat di sektor keuangan.
Baca Juga: DPR Sepakat Tunjuk Friderica Widyasari Sari Jadi Ketua DK OJK
Misbakhun menilai, Adi Budiarso memiliki pengalaman luas dalam penyusunan kebijakan dan regulasi sektor keuangan, termasuk keterlibatan dalam berbagai perumusan aturan dan undang-undang terkait industri keuangan.
Menurutnya, pengalaman tersebut menjadi nilai tambah, terutama dalam menghadapi perkembangan sektor keuangan digital dan pengawasan aset kripto yang semakin berkembang.
Sementara itu, lima nama yang ditetapkan yakni Frederika Widyasari Dewi sebagai Ketua Dewan Komisioner OJK, Hernawan Bekti Sasoko sebagai Wakil Ketua Dewan Komisioner OJK, Hasan Fauzi sebagai Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Derivatif Keuangan, dan Bursa Karbon, Diki Kartikoyono sebagai Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Jasa Keuangan, Edukasi, dan Perlindungan Konsumen, serta Adi Budiarso sebagai Kepala Eksekutif Pengawas Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital, dan Aset Kripto.
Kelima nama tersebut selanjutnya akan menjabat sebagai anggota Dewan Komisioner OJK untuk masa jabatan 2026–2031.
Berita Terkait
-
Gawat! Utang Pinjol Warga RI Tembus Rp98,54 Triliun, Kredit Macet Mulai Menghantui
-
OJK Keluarkan 3 Jurus Hadapi Ancaman Perang AS-Iran
-
Bak Gugur 1 Tumbuh 1.000, OJK Terus Blokir 30.000 Rekening Judol
-
Anehnya Emiten Kaesang! Rugi Rp238 M di 2025, Tapi Manajemennya Optimis Kondisi Perusahaan
-
OJK Bongkar Skema Dana IPO IPPE, Denda KGI Sekuritas Rp4,6 Miliar
Terpopuler
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Sepeda Polygon Paling Murah Tipe Apa? Ini 5 Pilihan Ternyaman dan Tahan Banting
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente
Pilihan
-
Cek Fakta: Viral Pengajuan Pinjaman Koperasi Merah Putih Lewat WhatsApp, Benarkah Bisa Cair?
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
Terkini
-
Jakarta Pertamina Enduro Juara Proliga 2026, Bukti Konsistensi Disiplin dan Semangat Juang
-
BRI Beri Reward Spesial untuk Agen BRILink, Bisa Dapat Emas Batangan 2 Gram
-
Purbaya Ungkap Rahasia Indonesia Masih Kuat di Tengah Krisis Minyak
-
Jurus Bos BI Jaga Stabilitas Ekonomi RI
-
Tarik Ulur Larangan Vape, Industri dan Pekerja Was-was
-
Segini Ramalan Harga Emas Antam untuk Sepekan Depan
-
Purbaya Bantah Dana SAL Milik Pemerintah Sisa Rp 120 Triliun: Uang Kita Masih Banyak!
-
Purbaya Klarifikasi Tarik Pajak Selat Malaka: Saya Tahu Betul Peraturannya
-
Mandalika Racing Series 2026 Resmi Digelar, Pertamina Perkuat Pembinaan Pembalap Muda Indonesia
-
BNLI Bukukan Laba Bersih Rp920 Miliar pada Kuartal I 2026, Cek Likuiditasnya