Suara.com - Kanselir Jerman Angela Merkel dan Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe mengatakan pada Rabu (4/5/2016) bahwa mereka akan memberikan sinyal yang jelas untuk ekonomi lebih kuat pada KTT G7 mendatang.
Abe, yang sedang melakukan tur Eropa untuk mempersiapkan pertemuan puncak G7 yang dijadwalkan 26-27 Mei di Jepang, mengatakan kepada wartawan setelah pembicaraan dengan Merkel bahwa "pesan yang kuat" untuk meningkatkan pertumbuhan global harus dikirim dari pertemuan tersebut, menempatkan penekanan pada perluasan kebijakan fiskal dan percepatan perubahan struktural.
Namun demikian, Merkel menyerukan "triad" atau tiga keseimbangan yang terdiri dari reformasi struktural, investasi dan kebijakan moneter dari bank-bank sentral -- dilengkapi dengan kebijakan-kebijakan anggaran yang sehat.
Kedua pemimpin telah memperingatkan terhadap fluktuasi yang berlebihan dalam nilai tukar.
"Stabilitas relatif mata uang satu sama lain adalah nilai yang besar," kata Merkel, menambahkan bahwa saat ini masalah ekonomi dunia tidak bisa diselesaikan dengan perlombaan untuk nilai tukar terendah.
Merkel dan Abe juga membahas perdagangan bebas. Jerman dan Jepang, Merkel mengatakan, sangat tertarik pada kesepakatan perdagangan bebas Uni Eropa-Jepang, menambahkan bahwa negaranya telah melakukan segala usaha menuju kemungkinan akhir negosiasi kesepakatan transatlantik tahun ini.
Selain itu, mereka bertukar pandangan tentang kebijakan luar negeri dan isu-isu keamanan, berjanji untuk berkolaborasi lebih lanjut untuk memerangi terorisme dan kekerasan ekstremisme. (Antara)
Berita Terkait
-
Nagelsmann Jadi Bahan Omongan Gegara Pakai Jam Tangan Mewah Saat Jerman Tekuk Pantai Gading
-
Jonathan Tah Makin Yakin Jerman Juara Piala Dunia 2026 Usai Lolos 32 Besar
-
Comeback Dramatis Lawan Pantai Gading, Jerman Akhiri Kutukan 16 Tahun di Piala Dunia
-
Piala Dunia 2026: Kisah Deniz Undav, dari Operator Mesin Laser Jadi Supersub Jerman
-
Brace Deniz Undav Bawa Jerman Comeback Atas Pantai Gading dan Segel Tiket 32 Besar Piala Dunia 2026
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Potensi Pemasukan Negara Hilang dari Program MBG, Ini Penjelasan DJP
-
Saham BBCA Diserbu Asing, Target Harganya Bisa Capai Segini
-
4 Perusahaan Ini Bakal Lakukan PHK, Lebih dari 5.000 Pekerja Terdampak
-
IHSG Diprediksi di Zona Hijau, Ini 3 Saham Pilihan yang Wajib Dipantau Pekan Ini
-
Bisnis Kedai Kopi Makin Ketat, Konsep 'Rumah Kedua' Jadi Senjata Bertahan
-
Rupiah Terus Melemah, Bank Mega Syariah Jamin Kinerja Kredit Komersial Tak Kendur
-
PTPN Investasi di Kesehatan Karyawan, Bidik SDM Lebih Produktif
-
Tak Mau Kalah dari Changi dan KLIA, Bandara Minangkabau Bidik Jadi Hub Penerbangan
-
Dirjen Pajak Akui MBG dan Kopdes Merah Putih Berpotensi Hilangkan Penerimaan Negara
-
IHSG Dibayangi Sentimen Global dan MSCI, Cek Rekomendasi Saham Senin Ini!