Suara.com - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Rizal Ramli mengaku tak keberatan anggaran kementeriannya dipangkas 17 persen atau sebesar Rp86 miliar dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara-Perubahan (RAPBN-P 2016).
“Tidak apa-apa, nggak ada masalah anggaran dipotong. Dalam bidang maritim, kita ingin Indonesia menciptakan kebijakan kelautan untuk poros maritim,” kata Rizal saat menghadiri Rapat Kerja dengan Badan Anggaran DPR, di Gedung DPR, Senayan, Jakarta Selatan, Senin (13/6/2016).
Ia pun mengaku, meski kementeriannya mendapatkan potongan anggaran yang cukup besar dibandingkan dengan kementerian lainnya, mantan menteri perekonomian era Gus Dur ini mengaku anggaran untuk program-program prioritas tidak akan mengalami pemotongan.
“Kami akan jaga agar tujuan tujuan utama tidak bergeser dan target-target utama tetap tercapai. Seperti yang saya katakan, untuk yang utama-utama kita tidak akan ganggu,” tegasnya.
Ia menjelaskan,program-program prioritas yang akan dikerjakan olehnya dalam beberapa tahun ke depan adalah, tol laut, pengembangan 10 destinasi wisata, kebijakan bebas visa dan pembangunan jembatan udara yang akan bekerjasama dengan Kementerian Perhubungan.
“Nah dengan anggaran yang ada nanti, meski ada pemotongan, program-program ini tidak akan terganggu. Ini kan untuk menghilangkan "gap" (ketimpangan-red) antara masyarakat yang tinggal di perkotaan dengan yang di pedesaan atau pegunungan,” kata Rizal.
Tag
Berita Terkait
-
Rizal Ramli Wafat, Luhut: Saya Bersaksi Engkau Adalah Orang yang Hebat
-
Prosesi Pemakaman Rizal Ramli di TPU Jeruk Purut
-
Melayat ke Rumah Duka, Anies Kenang Rizal Ramli sebagai Sosok Pejuang
-
Prabowo Kenang Sosok Rizal Ramli: Beliau Sahabat Saya, Intelektual yang Idealis
-
Prabowo Melayat ke Rumah Rizal Ramli dan Silaturahmi dengan Keluarga Almarhum
Terpopuler
- 6 HP 5G Terbaru Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Jempolan
- Proyek 3 Triliun Dimulai: Makassar Bakal Kebanjiran 200 Ton Sampah dari Maros dan Gowa Setiap Hari
- 5 Sunscreen Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Segala Usia
- Berapa Gaji Pratama Arhan? Kini Dikabarkan Bakal Balik ke Liga 1
- 3 HP Murah Rp1 Jutaan RAM 8 GB April 2026 untuk Multitasking Lancar
Pilihan
-
Siap-siap, Kejari Sleman Beri Sinyal Tersangka Baru Kasus Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Belajar Empati dari Peristiwa Motor Terbakar di SPBU Sriwijaya, Pakai APAR Tidak Perlu Izin
-
Serangan AS-Israel Tewaskan Kepala Intelijen Garda Revolusi Iran Majid Khademi
-
Menkeu Purbaya Pastikan BBM Subsidi Tak Naik hingga Akhir 2026: DPR Beri Tepuk Tangan!
-
Simalakama Plastik: Antara Lonjakan Harga dan Napas UMKM yang Sesak
Terkini
-
Bea Masuk Suku Cadang Pesawat Jadi 0 Persen, Purbaya Bisa 'Rugi' Rp 500 Miliar
-
Purbaya Pastikan Harga BBM Subsidi Tak Naik Sampai Akhir Tahun: Gini-gini Uangnya Banyak!
-
Defisit APBN Tembus Rp240,1 Triliun, Meroket Dibandingkan Awal Tahun 2026
-
IHSG Longsor ke Level 6.989, Ini Alasannya
-
Menhub Klaim Kenaikan Fuel Surcharge 38% Tak Diputuskan Sepihak
-
Harga BBRI Tertekan Aksi Jual, Target Harga Sahamnya Masih Menarik?
-
Harga Tiket Pesawat Naik Imbas Avtur Meroket, Maksimal 13 Persen
-
Aset Krom Bank (BBSI) Tembus Rp12,21 Triliun, Tumbuh Hampir Dua Kali Lipat
-
Laba PTBA Anjlok 42,5 Persen
-
Rupiah Loyo ke Rp17.035, Defisit Anggaran hingga Isu Perang AS-Iran Jadi Biang Keladi