Selain merilsi 10 lokasi favorit untuk melakukan pembelian properti, hari ini Rumah.com juga merilis data lokasi paling menjanjikan untuk menyewa properti bagi para konsumen properti di seluruh Indonesia selama semester pertama 2016. Data ini diperoleh berdasarkan perilaku 2,2 juta pencari properti yang mengakses 4 juta halaman di Rumah.com setiap bulan.
Para pencari properti disewa melalui Rumah.com sangat tertarik dengan area Jakarta Selatan. Berdasarkan pantauan Rumah.com, wilayah Cipete dan Kemang mencapai harga sewa relatif tinggi, sekitar 2.000-2.500 Dolar Amerika Serikat (AS) setiap bulan untuk rumah 2 lantai, 4 kamar tidur dan luas tanah sekitar 300 meter persegi. Selain kedua wilayah tersebut, Pondok Indah, Kebayoran Baru dan Cilandak juga merupakan area yang menjadi incaran para penyewa.
“Area Jakarta Selatan memang ideal bagi para pekerja maupun pebisnis, karena dekat dengan dua kawasan bisnis utama, yaitu Sudirman-Thamrin dan TB Simatupang. Selain kawasan hijau, pembangunan MRT (Mass Rapid Transit) di Jakarta Selatan turut mendorong minat investor dan pencari properti melirik kawasan Jakarta Selatan. Mereka juga membidik perumahan dan apartemen baru yang saat ini telah dan sedang dibangun di kawasan tersebut,” kata Wasudewan, Country Manager Rumah.com dalam keterangan resmi, Rabu (27/7/2016).
Berikut daftar lokasi favorit para penyewa properti:
- Jakarta Selatan 15.85 persen
- Bandung 8.80 persen
- Jakarta Barat 7.92 persen
- Tangerang 7.70 persen
- Surabaya 7.11 persen
- Jakarta Timur 4.91 persen
- Jakarta Utara 4.78 persen
- Bekasi 170841 4.63 persen
- Jakarta Pusat 4.38 persen
- Tangerang Selatan 2.50 persen
"Di luar Pulau Jawa, 5 besar kota yang menjadi area favorit untuk properti disewa adalah Denpasar (2.29 persen), Medan (0.98 persen), Batam (0.97 persen), Balikpapan (0.51 persen), Makassar (0.51 persen)," tutup Wasudewan.
Diluncurkan pada 2007, Rumah.com merupakan portal properti online yang menyediakan layanan pencarian ideal untuk menemukan properti. Pada bulan Maret 2011, Rumah.com diakuisisi oleh PropertyGuru Group, portal website properti terbesar di Asia. Sampai saat ini, Rumah.com telah dikunjungi oleh lebih dari 2 juta pencari properti yang melihat lebih dari 15 juta halaman tiap bulan dan mencapai lebih dari 5.000.000 listing. Melalui kanal Perumahan Baru dan Review Properti yang difokuskan untuk membantu para pencari properti dalam menentukan keputusan, Rumah.com memperkuat posisinya sebagai Panduan Utama untuk Temukan Rumah Impian Anda.
Berita Terkait
-
Ini 10 Lokasi Favorit Beli Properti di Indonesia Semester 1 2016
-
Rumah123.com Belum Bisa Pastikan Diskon Beli Rumah di JPW 2016
-
Rumah123.com Targetkan Penjualan Properti Rp800 Triliun di 2016
-
Mau Punya Rumah dengan Modal Dengkul? Datangi Pameran JPW 2016
-
Pelajar Indonesia Menggeliatkan Industri Properti di Australia
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
-
Bukan Ragnar Oratmangoen! Persib Rekrut Striker Asal Spanyol, Siapa Dia?
Terkini
-
IES 2026 Menjadi Ruang Dialog Ekonomi, Energi, dan Daya Saing Indonesia
-
Kemenperin Akui Baja China Jadi Masalah di Indonesia
-
Permintaan Obligasi Indonesia Turun ke Titik Terendah dalam Setahun Terakhir
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
-
Pertamina Gagalkan Pencurian 10 Ton Minyak Mentah di Prabumulih
-
Arief Muhammad Rambah Bisnis Baru, Portofolio Usaha Makin Besar
-
Pandu Sjahrir Beberkan Mekanisme Danantara Investasi di Pasar Saham
-
Danantara Tak Mau Ikut Campur Soal Saham Gorengan yang Diusut Bareskrim
-
Tak Lagi Andalkan Listrik, Bisnis Beyond kWh Didorong Jadi Sumber Pertumbuhan
-
Setelah Perbaiki KRAS, Danantara Bangun Pabrik Baja Baru