Suara.com - Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Thomas Trikasih Lembong mengatakan, Cina menjadi salah satu negara yang paling gencar untuk menanamkan investasi di Indonesia.
Hal ini menurut Tom bisa dimanfaatkan untuk meningkatkan investasi di luar Pulau Jawa. Ia pun mengaku sudah menyusun beberapa strategi agar Cina mau berinvestasi di luar Pulau Jawa.
"Salah satunya adalah melalui sektor jasa dan industri pariwisata. Karena, industri pariwisata menjadi salah satu sektor yang berhasil tumbuh hingga di atas 9 persen," kata Tom saat ditemui di kantor BKPM, Jakarta Pusat, Senin (8/8/2016).
Dia pun mengaku, beberapa wilayah seperti di Kalimantan yang pertumbuhan ekonominya masih bergantung pada pertambangan akan dikembangkan sektor pariwisatanya. Sehingga investor bisa bermain di sektor pariwisata.
"Jadi ada pertambahan ekonomi yang cukup signifikan di wilayah Timur Indonesia," tegasnya.
Selain itu, lanjut Tom, daerah-daerah seperti Nusa Tenggara Barat dan Indonesia bagian timur lainnya pun juga akan dikembangkan melalui sektor pariwisata.
"Momentum ini harus dimanfaatkan dengan baik. Apalagi tingkat pertumbuhan masyarakat Cina kelas menengah semakin baik. Sehingga Cina semakin sering melakukan perjalanan wisata ke Indonesia," tegasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
Terkini
-
Pertamina - Badan Gizi Nasional Bersinergi Menjadikan Minyak Jelantah sebagai Bahan Bakar Pesawat
-
Pertamina Jajaki Penguatan Kerja Sama dengan EOG Resources untuk Dorong Peningkatan Produksi Migas
-
BRI Bagikan Dividen Rp52,1 Triliun, Bukti Laba dan Fundamental Tetap Kuat
-
Siasat di Balik Dubai Baru di Bali, Surga Pajak Buat Para Orang Super Kaya
-
Purbaya Ungkap Sumber Dana Bond Stabilization Fund Demi Perkuat Nilai Tukar Rupiah
-
Tembus Rp75 Triliun, Ini Rincian Setoran Freeport ke Negara
-
Danantara Disebut Jadi Mesin Baru Ekonomi Indonesia, Siap Akhiri Era Inefisiensi BUMN
-
IHSG Terpeleset Jatuh di Sesi I, 421 Saham Turun
-
Reli Lima Hari Beruntun, Saham BBRI Terus Menguat Tak Terbendung
-
Hak Jawab Kemenperin untuk Berita tentang Komentar Menperin soal PHK di Industri Tekstil dan Plastik