PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN) terus mengembangkan jaringan distribusi gas bumi di berbagai wilayah Indonesia, salah satunya di Waru, Sidoarjo, Jawa Timur.
Sebanyak 228 rumah tangga di Perumahan Trodopo Indah, Desa Tropodo, Kecamatan Waru, Sidoarjo, siap untuk mendapatkan pasokan gas bumi yang bersih, efisien, aman serta mudah dari PGN.
"Di Perumahan Tropodo ini total ada 550 rumah, sebagian sudah kita pasok gas bumi, sisanya ada 228 rumah lagi yang secepatnya akan kita alirkan gas bumi," kata Sales Head Area Sidoarjo PT PGN, Andaya Saputra, Selasa (23/8/2016).
Andaya mengatakan, untuk wilayah Sidoardjo sampai saat ini PGN telah menyalurkan gas bumi ke 5.218 pelanggan, baik ke rumah tangga maupun ke industri.
"Untuk segmen industri, PGN memasok gas bumi seperti ke pabrik teh botol sosro dan Yakult dan banyak industri besar lainnya. Kami juga baru saja memasok gas bumi ke PT United Can, Samudra Luas, dan Pancatriadi II," tutup Andaya.
Ia menambahkan, PGN juga terus aktif melakukan sosialisasi penggunaan gas bumi untuk rumah tangga, seperti kegiatan bertemu langsung dengan pelanggan PGN dalam rangka menyambut HUT RI ke 71 dengan acara bertajuk "Melangkah Sehat Bersama Energi Baik" yang berlokasi di Perumahan Tropodo Indah.
"Kegiatan tersebut selain sosialisasi gas bumi efisien, bersih dan aman, juga mensosialisasikan manfaat gas bumi tak hanya untuk memasak, tapi juga bisa digunakan untuk pemanas air menggunakan hitter air, jadi bisa mandi tiap hari pakai air panas," ungkap Andaya.
Ketua RW 4 Desa Tropodo, Masrianto menambahkan, gas bumi dari PT PGN sangat membantu warganya, karena biayanya jauh lebih murah ketimbang menggunakan gas tabung LPG.
"Ini membuat warga saya yang memiliki usaha di wilayahnya mampu meraup untung yang lebih banyak. Gas bumi ini lebih bagus. Selain itu, kami bisa berhemat hingga 70 persen pengeluaran untuk belanja ketimbang menggunakan tabung LPG. Saat ini sudah banyak warga yang mau memasang instalasi gas di rumahnya, tinggal menunggu dari pihak PT PGN kapan mulai program pemasangannya," terang Masrianto.
Seperti diketahui, hingga saat ini PGN telah membangun dan mengoperasikan pipa gas bumi mencapai lebih dari 7.100 km. Jumlah ini setara 76 persen dari total pipa gas bumi nasional.
Sampai dengan kuartal I-2016, PGN telah menyalurkan gas bumi ke lebih dari 116.400 pelanggan rumah tangga, 1.879 UKM, mal, hotel, rumah sakit, restoran, serta 1.576 industri skala besar dan pembangkit listrik.
Pelanggan PGN tersebut tersebar di berbagai wilayah mulai dari Sumatera Utara, Kepulauan Riau, Riau, Sumatera Selatan, Lampung, DKI Jakarta, Jawa Barat, Banten, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Utara, sampai Papua.
Berita Terkait
Terpopuler
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- PP THR dan Gaji 13 Tahun 2026 Diumumkan, Ini Jadwal Cair dan Rincian Lengkapnya
- Selat Hormuz Milik Siapa? Jalur Sempit Banyak Negara Tapi Iran Bisa Buka Tutup Aksesnya
Pilihan
-
Iran Tutup Pintu Negosiasi, Dubes: Kami Bereskan Musuh di Medan Perang
-
Fatwa Ayatollah Ali Khamenei soal Senjata Nuklir: Haram!
-
KPK Ungkap ART Fadia Arafiq Jadi Direktur PT RNB, Diduga Alat Korupsi Rp13,7 Miliar
-
Dua Hari Lalu Dinyatakan Gugur, Eks Presiden Iran Ahmadinejad Masih Hidup
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
Terkini
-
Purbaya Wajibkan Bank BCA-BNI dkk Setor Data Transaksi Kartu Kredit ke DJP, Ini 27 Daftarnya
-
Purbaya Naikkan Tarif Ekspor Produk Kelapa Sawit, CPO Jadi 12,5 Persen
-
Pemerintah Guyur Insentif 300 Persen untuk Perusahaan yang Riset Semikonduktor di Dalam Negeri
-
Pemerintah Waspada, Perang AS-Iran Berpotensi Ganggu Industri Chip
-
IHSG Perkasa, Daftar Saham-saham yang Cuan Hari Ini
-
Purbaya Umumkan Aturan THR & Gaji ke-13 ASN-TNI-Polri, Kapan Cair?
-
Penutupan Pasar Hari Ini: IHSG Comeback ke Level 7.710, Rupiah Tertahan di Rp16.880
-
Ketegangan AS-Iran Memuncak, Aset Bitcoin 'To The Moon' dan Langsung Jadi Buruan
-
Rupiah Melemah Lagi ke Level Rp 16.905/USD, Investor Pilih Tunggu Arah Pasar
-
RI Raih Nilai Jelek dari Fitch, Airlangga: Ekonomi Dunia Tertekan Perang