- Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyoroti perubahan sentimen publik yang tidak konsisten terhadap kinerja ekonomi Indonesia di dalam negeri.
- Purbaya menegaskan bahwa fundamental ekonomi dan kondisi fiskal Indonesia saat ini masih dalam keadaan aman serta terkendali.
- Investor global dan lembaga pemeringkat internasional dinilai mulai menunjukkan kepercayaan terhadap stabilitas ekonomi Indonesia selama kunjungan kerja tersebut.
Suara.com - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengeluhkan soal banyak sentimen soal kondisi ekonomi Indonesia yang kerap berubah. Jika sekarang performa lagi bagus, namun esoknya justru malah diragukan.
"Sentimen di Indonesia gampang terbalik. Kadang-kadang dipuji, besoknya lagi diragukan. Begitu lah," kata Purbaya di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Selasa (21/4/2026).
Menkeu Purbaya menilai saat ini banyak pihak yang mengembuskan kabar kalau kinerja fiskal Indonesia buruk. Ia juga menyentil soal prediksi kalau ekonomi RI akan hancur.
"Sudah bagus, keluar lagi jelek. Bukan jelek beritanya sih, bukan jelek keadaan fiskalnya. Cuma di luar banyak yang mengembus-embuskan bahwa kita kinerja fiskalnya jelek dan kelihatannya ekonominya betul-betul akan jatuh," keluhnya.
Tapi Purbaya mengakui kalau itu hanya terjadi di dalam negeri. Berbeda dengan di luar negeri yang mulai percaya terhadap fundamental ekonomi RI.
Saat melakukan kunjungan kerja ke Amerika Serikat minggu lalu, Purbaya meyakinkan para investor global hingga lembaga pemeringkat bahwa kondisi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) masih aman.
"Jadi sekarang terpengaruh global yang sedang bergonjang-ganjing, kita juga ikut. Penyebabnya adalah kebijakan global yang ketat, dan noise yang sering dilebihin. Saya bilang tadi, fondasi kita kuat, kita enggak usah khawatir," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Purbaya Sebut Perang AS vs Iran Baru Selesai September 2026
-
Perdana ke Luar Negeri Jadi Menkeu, Purbaya Langsung Dapat Pertanyaan Menohok dari Investor Global
-
Presiden Xi Jinping Telepon Pangeran Arab Saudi Desak Selat Hormuz Dibuka
-
Purbaya di Depan Investor Global: Pertumbuhan RI Tak Hanya Stabil, Tapi Juga Akan Lebih Produktif
-
Gaduh PPN Jalan Tol, Anak Buah Menkeu Purbaya Bilang Begini
Terpopuler
- Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- 3 HP Xiaomi dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- 4 Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Tersangka Korupsi MBG Sony Sonjaya Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator, Siap Ungkap Pihak Lain
-
Terbukti Korupsi! Immanuel Ebenezer 'Noel' Dijatuhi Hukuman 4,5 Tahun dan Denda Rp200 Juta
-
Purbaya Bantah Kabar Akan Dicopot dari Kursi Menteri Keuangan
-
Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
-
Wamen Imipas Silmy Karim Ditahan KPK, Terborgol Pakai Rompi Oranye Usai Drama Menyerahkan Diri
Terkini
-
Saham BBCA dan BBRI Sedang 'Cuci Gudang', Saatnya Borong?
-
Pasar Modal Indonesia Ditinggal Investor, 15 Perusahaan Masih Nekat IPO Tahun Ini
-
MinyaKita Hilang dari Rak Toko, Tukang Gorengan Akui Rugi Pengeluaran Bengkak
-
Punya Rumah Tak Lagi Ribet, Pengajuan KPR untuk Gen Z Dipermudah
-
Meski Rupiah-IHSG Loyo, Purbaya Buktikan Arus Modal Asing Masih Ramai Masuk RI
-
Akibat IHSG Bobrok, Dana Asing Telah Keluar Rp 4,1 T Sepanjang Mei
-
Raih Kinerja Topcer, Anak usaha Emiten TUGU Catatkan Laba Bersih Rp 95,1 M di 2025
-
Emiten Farmasi MDLA Perkuat Bisnis Berkelanjutan, Gunakan Mobil Listrik
-
Orang Kaya Tak Wajib Serok Surat Utang Danantara, Siapa yang Beli?
-
Perbaiki Arus Kas, Begini Strategi Emiten PPRO