Suara.com - Pemilik maskapai penerbangan Sriwijaya Air, Chandra Lie, Senin (26/9/2016), mendatangi kantor Kanwil Wajib Pajak Besar di kawasan bisnis Jalan Sudirman, Jakarta Selatan.
Kedatangannya untuk mengikuti program pengampunan pajak. Program pajak telah berjalan sejak 18 Juli 2016.
Chandra dan Hendry tiba di kantor Kanwil Khusus WP Besar sekitar pukul 13.30 dengan menggunakan kemeja batik, Chandra langsung memuji ruangan Kantor Dirjen Pajak untuk mengisi beberapa formulir pendaftaran tax amnesty.
Dalam konferensi pers, Chandra mengajak seluruh pengusaha di Indonesia mengikuti program pengampunan pajak. Pasalnya, keberadaan tax amnesty bisa membantu para pengusaha untuk memperlancar bisnis.
"Rugi kalau pengusaha nggak ikut tax amnesty ini. Karena ini sangat baik buat Indonesia. Saya imbau kepada seluruh pengusaha bukan hanya pengusaha penerbangan, untuk segera mendaftar tax amnesty ini," katanya.
Sebelum Chandra, banyak konglomerat kelas kakap yang telah mengikuti program. Di antaranya, Ketua Dewan Pertimbangan Apindo Sofjan Wanandi, bos Lippo James Riady, kakak beradik Boy Thohir dan Erick Thohir, Tommy Soeharto, dan Hendropriyono.
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan