Adira Insurance mengembangkan produk asuransi syariah (Travellin Syariah) yang diperuntukkan bagi jamaah haji dan umrah.
Sharia Division Head Adira Insurance Bimo Kustoro, mengatakan bahwa Travellin Syariah memberikan perlindungan kepada pelanggan dalam bentuk asuransi ketidaknyamanan dalam perjalanan, perlindungan terhadap risiko kecelakaan, dan perlindungan kesehatan saat peserta dalam perjalanan ke tanah suci.
"Travellin syariah memberikan perlindungan menyeluruh dan tepat guna kepada para jamaah haji dan umrah yang dikelola sesuai dengan prinsip-prinsip syariah," ujar Bimo dalam pernyataan resmi yang diterima di Jakarta, Jumat (7/10/2016).
Lebih lanjut, Bimo menuturkan bahwa produk anyar yang menggunakan akad wakalah bil ujroh itu akan didistribusikan melalui agen atau biro perjalanan yang menjadi mitra perusahaan. Agen atau biro perjalanan tersebut tentunya menyediakan layanan perjalanan haji dan umrah.
Kelahiran produk asuransi berbasis syariah ini tidak terlepas dari besarnya peluang pasar yang diiringi oleh pertumbuhan institusi syariah di pasar yang semakin pesat. Adira Insurance optimis bahwa perolehan premi Travellin Syariah mampu mencapai Rp5 miliar setiap tahun.
Hingga saat ini, Adira Insurance Syariah tercatat telah meluncurkan 10 produk di antaranya yaitu Autocillin Ikhlas, Motor Mikro Syariah, dan Home Insurance, dan berbagai produk lainnya.
Bisnis asuransi syariah Adira Insurance terus bertumbuh dari tahun ke tahun. Secara keseluruhan, porsi bisnis syariah terhadap total portfolio bisnis Perusahaan hampir mencapai 9,82 persen. Adapun pangsa pasar (market share) Adira Insurance Syariah di industri adalah sebesar 11,03 persen di tahun 2015.
Tahun ini, Adira Insurance Syariah ingin tumbuh 46 persen dari realisasi premi sepanjang tahun lalu. Per September 2016, premi bruto Perusahaan tercatat lebih dari Rp180 miliar atau meningkat 57 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
"Sebagai salah satu strategi, Adira Insurance Syariah, perusahaan memasarkan produk dengan berbagai metode pemasaran antara lain yaitu bekerja sama dengan bank, leasing, dan instansi keuangan lainnya, serta direct selling. Tidak hanya itu saja, kami juga melakukan cross selling terhadap Pelanggan existing," ujar Bimo. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pilihan HP RAM 16 GB Paling Murah, Penyimpanan Besar dan Performa Kencang
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Prabowo Bakal Copot Lagi Pejabat 'Telur Busuk', Hashim Djojohadikusumo: Semua Opsi di Atas Meja
- 35 Link Poster Ramadhan 2026 Simpel dan Menarik, Gratis Download!
- Lebih Bagus Smart TV atau Android TV? Ini 6 Rekomendasi Terbaik Harga di Bawah Rp3 Juta
Pilihan
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
Terkini
-
Antusiasme Tinggi, Waitlist Beta Bittime Flexible Futures Batch Pertama Gaet Ribuan Partisipan
-
Danantara Mau Beli Tanah Dekat Masjidil Haram, Jaraknya Hanya 600 Meter
-
Mari Elka Pangestu: Rasio Utang Indonesia Masih Terkendali
-
Bea Cukai Segel Toko Perhiasan Mewah Tiffany & Co, APEPI: Negara Hadir Lindungi Industri Lokal
-
Purbaya Pede Ekonomi Ekspansif hingga 2033: Indonesia Emas, Bukan Indonesia Suram
-
Purbaya Yakin Defisit APBN Bisa Turun Meski Pajak Tak Naik
-
Kepala BGN: Program MBG Diakui Jadi Program yang Bermanfaat
-
Survei: 77% Orang Indonesia Perkirakan Tetap Bekerja Saat Pensiun
-
Rosan Roeslani Lobi-lobi Moody's dan S&P Beri Rating ke Danantara
-
Luhut Sebut Prabowo Tak Bisa Diintervensi Terkait Evaluasi Izin Tambang Martabe