Suara.com - Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM Jarman mengatakan pada awal 2017 pemerintah secara resmi akan mencabut subsidi listrik untuk daya 450 Volt Ampere dan 900 Volt Ampere.
Jarman menjelaskan, dana pencabutan subsidi listri tersebut nantinya akan digunakan untuk pembangunan infrastruktur.
"Selama ini penyaluran subsidi listrik tidak tepat sasaran, maka dari itu tahun depan akan dicabut. Dana subsidi ini akan digunakan untuk membangun jaringan listrik ke masyarakat yang belum menikmati listrik," kata Jarman saat coffee morning dengan awak media di kantornya, Jakarta Pusat, Jumat (18/11/2016).
Ia menjelaskan, selama ini masih ada 7 juta masyarakat di Indonesia yang belum bisa menikmati listrik.
"Kalau satu keluarga ada empat orang berarti ada sekitar 28 juta jiwa yang belum teraliri listrik," katanya.
Oleh sebab itu, pemerintah akan menggunakan dana penghematan subsidi ini untuk membangun infrastruktur jaringan listrik.
Ia juga menjelaskan, untuk membangun jaringan transmisi listrik di daerah terpencil membutuhkan dana lebih besar dibandingkan dengan pembangunan jaringan di daerah-daerah yang aksesnya mudah. Jadi opsi realokasi anggaran sangat tepat dilakukan.
"Jadi kami minta perhatian masyarakat lainnya untuk menolong saudara-saudara kita yang belum teraliri listri," ungkapnya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
Cegah Kelangkaan LPG seperti di India, RI Amankan Kontrak Jangka Panjang dengan AS!
-
Menhub Prediksi Pergerakan Mudik Mulai Terasa Sejak 13 Maret
-
AS Serang Jantung Ekonomi Iran di Pulau Kharg, Harga Minyak Capai 150 dolar AS per Barel?
-
Pemerintah Batasi Operasional Kendaraan Truk Tronton Selama Arus Mudik Lebaran
-
Jelang Lebaran, Bea Cukai Antisipasi Lonjakan Arus Barang di Tanjung Priok
-
Tepis Isu Krisis Batubara di PLTU Jelang Lebaran, Bahlil Pastikan Pasokan Listrik Aman!
-
Menhub Resmi Buka Posko Angkutan Lebaran 2026, Operasi Berlaku Hingga 30 Maret
-
BRI Siapkan Layanan Perbankan Selama Libur Lebaran 2026, 186 Kantor Cabang Tetap Beroperasi
-
1 Tahun Danantara Indonesia, PLN Perkuat Fondasi untuk Masa Depan Negeri
-
Energi Ramadan Penuh Harapan, Pertamina Salurkan Santunan bagi 29.000 Anak Yatim