Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Sudirman Said mengaku, pihaknya sudah menyerahkan semua informasi terkait rencana pencabutan subsidi listrik 900 VA kepada Presiden Joko Widodo.
Sehingga, pemerintah belum bisa mengimplementasikan atau mengambil keputusan pencabutan subsidi listrik kapan akan dimulai.
"Kita tidak bisa putuskan kapan penerapannya. Karena itu keputusan ada di Presiden. Kami sudah menyerahkan informasi soal listrik ini ke kantor Presiden, jadi tinggal tunggu ratas saja nanti baru ada keputusannya," kara Sudirman saat ditemui di Kemenko Perekonomian, Lapangan Babteng, Jakarta Pusat, Rabu (8/6/2016).
Kendati demikian, pihaknya berharap kebijakan pencabutan subsidi listrik untuk golongan 900 VA dapat diterapkan tahun ini. Sehingga pemberian subsidi listrik menjadi tepat sasaran.
"Maunya tahun ini, supaya subsidi ini tepat sasaran. Karena selama ini yang menggunakan listrik 900 VA ini juga punya mobil 2 atau 3. Jadi bukan kalangan mengenah bawah. Nah ini yang akan diperbaiki," tegasnya.
Seperti diketahui, Berdasarkan hasil verifikasi PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) dengan TNP2K, dari 45 juta pelanggan 900 Va terdapat, 18 juta pelanggan yang mestinya tidak lagi menggunakan listrik 900 Va. Hal ini membuktikan bahwa subsidi pengguna 900 va dianggap tidak tepat sasaran.
Oleh sebab itu, pemerintah berencana akan mencabut subsidi listrik untuk golongan 900 VA.
Berita Terkait
-
Sudirman Said Klarifikasi Soal Pemeriksaan Sebagai Saksi Dugaan Korupsi Petral di Kejagung
-
Bongkar Penampakan Ijazah Gibran dengan Alumni MDIS Singapura, Apakah Sama?
-
Riwayat Pendidikan Gibran di Orchid Park Secondary School Disorot, Ini Fakta dan Profil Sekolahnya
-
Menkeu Purbaya Tak Mau Naikkan Tarif Listrik Meski Subsidi Berkurang
-
Di Balik Kontroversi Ijazah Gibran Rakabuming Raka, Ini Profil Kampus MDIS Singapura
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
Terkini
-
Negosiasi Pasokan BBM dan LPG dari Rusia, Menteri ESDM: Hasilnya Memuaskan
-
Pasar Modal Lebih Sehat dan Kredibel Berkat Reformasi OJK
-
Ketahanan Ekonomi Indonesia Raih Pengakuan Internasional di Tengah Ujian Geopolitik
-
IHSG Terus Menguat Bukti Reformasi Pasar Modal OJK Berbuah Manis
-
Reformasi OJK Sukses Tingkatkan Transparansi Pasar Modal Indonesia
-
Berlayar Sampai ke Pulau Sumbawa, Pertamina Pastikan Kompor Warga Tetap Menyala
-
Pertamina Sebaiknya Segera Naikkan Harga BBM Nonsubsidi, Awas Merugi
-
PT PGE dan PT PLN IP Sepakati Tarif Listrik, PLTP Lahendong Bottoming Unit Mulai Operasi 2028
-
Bukan KPR Biasa, Ini Rahasia Punya Properti dengan Biaya Terjangkau di BRI
-
Aturan Baru Purbaya, APBN Tanggung Cicilan Utang Kopdes Merah Putih