Chief Executive Officer PT Bukaka Energy Afifuddin Kalla. [Dok Pribadi]
Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara, mengimbau negara-negara di kawasan Asia Tenggara (ASEAN) untuk berkolaborasi dalam mendorong inovasi dalam ekonomi digital dengan memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi. Rudiantara menyatakan bahwa pemerintah serius mengembangkan ekonomi digital dengan meluncurkan Paket Kebijakan XIV yang berfokus pada peta jalan e-commerce Indonesia.
Atas roadmap dari Kemenkominfo tersebut, Calon Ketua Umum Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Jakarta Raya, Afifuddin Suhaeli Kalla menyambut baik kebijakan ini. Pasalnya, potensi e-commerce di Indonesia cukup besar, namun penetrasi e-commercenya masih rendah terhadap total transaksi ritel dalam negeri. Untuk itu, Afifuddin berharap road map e-commerce bisa menjadi solusi nyata bagi pengusaha digital di Indonesia.
“Penetrasi e-commerce kita baru mencapai sekitar 1 persen dari total transaksi ritel nasional. Masih kalah jauh dari negara lain seperti Singapura, China, India, Inggris, dan lain-lain. Kami berharap kebijakan ini bisa jadi solusi nyata dan dirasakan manfaatnya oleh pengusaha digital dalam negeri,dan mendorong industri ini agar bisa lebih maju dari negara lain, ” ujar pria yang akrab disapa Afi ini dalam keterangan tertulis, Rabu (30/11/2016).
Lebih lanjut Ketua Umum Badan Pengurus Cabang HIPMI Jakarta Timur ini mengatakan seiring perkembangan teknologi, semakin banyak aplikasi yang dibutuhkan masyarakat untuk memudahkan mereka dalam beraktifitas sehari-hari. Afi menyebutkan Indonesia memiliki banyak technopreneur yang memiliki ide-ide cerdas dan penuh inovasi dalam bidang teknologi. Hanya saja para technopreneur tersebut masih terbentur masalah permodalan, dan kecepatan akses internet.
“Peluang technopreneur untuk berkembang masih sangat luas seiring dengan banyaknya aplikasi prakiraan cuaca, dan masih banyak lagi. Ide cerdas serta inovasi daripara technopreneur muda ini perlu didukung dengan bantuan akses permodalan dari pemerintah, akses internet cepat, dan didukung pula dengan edukasi seputar teknologi,” imbuh Afi yang juga CEO Bukaka Energy itu.
Sementara, dari bidang e-commerce Afi masih menyayangkan produk impor yang membanjiri pasar Indonesia. Menurut hasil analisinya ternyata barang yang dipasarkan di website belanja online didominasi produk impor. Sehingga keuntungan dari e-commerce itu sendiri dinikmati oleh produk luar negeri. Untuk itu, ia bersama HIPMI Jaya tengah menyusun strategi untuk membantu UKM agar bisa bersaing ditengah gempuran produk impor lewat pemasaran online.
“Ada sekitar 50 juta UKM di dalam negeri dengan berbagai latar belakang usaha mulai dari kuliner, fashion, furniture, padat karya, dan lain sebagainya yang memiliki nilai jual tinggi namun masih terbatas soal akses pemasaran. Itulah yang ingin kita bantu agar UKM bisa memasarkan produknya lebih luas via digital. Namun untuk mencapai hal tersebut diperlukan campur tangan dari pemerintah. untuk itu, HIPMI Jaya berkomitmen untuk menjalin sinergi dengan pemerintah dan menyusun strategi agar produk UKM ini mampu bersaing di pasar global,” tutup Afi.
Komentar
Berita Terkait
-
Ultah Pertama, Aplikasi Belanja Ini Tawarkan Diskon Hingga 95%
-
Bos Kudo Punya Pandangan Lain Soal Pertumbuhan Startup
-
Indonesia Rajai Asia Pasific Jadikan Ponsel Perangkat Utama
-
Bukaka Group Buka Peluang Kerjasama dengan Pengusaha Muda
-
Sandiaga Uno akan Bangun Sentra Pengusaha Berbasis Virtual Office
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
IHSG Masih di Level 6.000, Saham RANS Melonjak Hampir 25 Persen
-
Kuasa Hukum Sebut Kematian Santri di Lombok Murni Kecelakaan, Bantah Ada Unsur Kesengajaan
-
Terungkap, Peneror Bom SDN Srengseng Ternyata Pengangguran yang Pusing Dikejar DC Pinjol
-
Bukan Baterai Inilah Biang Kerok Kerusakan Mobil Listrik yang Paling Menguras Isi Dompet
-
4 Micellar Water dengan Dual Phase, Solusi Praktis Angkat Makeup Waterproof
-
Misteri Emas 74 Kg di Rumah Eks Jampidsus, Benarkah Barang Titipan?
-
Proses Syuting Selesai, The Lincoln Lawyer Siap Akhiri Kisah di Season 5
-
Syarat KPK Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah? Begini Aturannya
-
Kejagung Digeruduk, Massa Desak Program MBG Disetop
-
Bukan Orang Pidsus! Kejagung Pilih 9 Jaksa Eks KPK untuk Garap Kasus Febrie Adriansyah