Anggota Komisi IV DPR RI Firman Soebagyo meminta petani peternak di seluruh Indonesia, khususnya di Kabupaten Pati, Jawa Tengah untuk mengembangkan potensi yang belum dijamah guna menopang kebutuhan daging dalam negeri.
Pasalnya beberapa tahun belakangan ini dunia peternakan Indonesia terus diuji dengan adanya kebijakan dari pemerintah membolehkan melakukan impor daging dari luar negeri.
"Dunia peternakan kita bisa menjadi salah satu penopang ekonomi rakyat, selain pertanian dan perikanan, jika kita (DPR-Rakyat, red) bersama pemerintah serius menangani persoalan ini. Dan kita tidak melakukan impor lagi," kata Firman dalam keterangan pers yang diterima di Jakarta, Selasa (10/01/2017).
Wakil Ketua Baleg itu terus mendorong pengembangan peternakan di Pati, di antaranya sapi. Hal itu bisa dilihat upaya Firman terus memantau perkembangan hasil penyaluran bantuan pemerintah berupa 13 ekor ternak sapi pada Kelompok Tani Mekar Sari, Desa Tlogosari, Kecamatan Tlogowungu, Pati, Jawa Tengah beberapa tahun lalu.
"Kami tetap memantau kemajuan peternakan yang sudah disalurkan itu. Ini sebagai upaya kita untuk mengetahui kemajuan dari program yang diberikan pemerintah kepada masyarakat itu," jelas Firman.
Politisi Partai Golkar ini mengungkapkan, di masa reses ini, dia sengaja mendatangi satu per satu kelompok tani yang sudah diberikan bantuan oleh pemerintah. Apakah bantuan itu bisa dikembangkan dan bisa diurai permasalahan untuk dicari pemecahan masalahnya bersama-sama rakyat.
"Kami juga datang ke kelompok tani dan peternakan untuk mendapatkan masukan terkait dengan pelaksanaan program bantuan ternak di Kabupaten Pati ini,” ujar Firman.
Dari hasil turun ke bawah (turba), Firman menemukan bahwa Kelompok Tani Mekar Sari lebih siap untuk mengembangkan peternakan sapi, daripada bantuan lainnya. Alasannya, karena Kelompok Tani Mekar Sari sudah bisa memproduksi pakan ternak sendiri dengan menggunakan teknologi.
Baca Juga: Petani Tembakau Minta Gubernur Ganjar Tolak Impor Tembakau
Berita Terkait
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Investor Migas Makin Percaya Indonesia, Proyek Bukit Panjang Masuk Tahap Fabrikasi
-
Bahlil Ungkap 5.700 Desa Masih Gelap, Pemerintah Gelontorkan Rp10,3 Triliun untuk Listrik Desa
-
Kabar Baik Pencari Kerja! Kemnaker Buka Pelatihan Gratis untuk 20.000 Peserta, Daftar hingga 9 Juli
-
Masuk Fortune Southeast Asia 500 2026, Hutama Karya Perkuat Kiprah sebagai BUMN Konstruksi Terkemuka
-
Beralih ke Jargas Hemat Biaya Energi hingga 33 Persen, Pemerintah Tambah 160 Ribu Sambungan Baru
-
Tahun Emas ke-50, Darya-Varia Berkinerja Tangguh dan Komitmen pada Pertumbuhan Berkelanjutan
-
Pasokan Batubara PLTU Jawa Mulai Pulih, PLN Kini Kejar Perbaikan Dua Pembangkit
-
Bulog Buka Suara soal Dugaan Korupsi Beras Wamena, Pastikan Distribusi Pangan Tetap Aman dan Stabil
-
Kabar Baik bagi MBR! Menteri PKP Pastikan Bunga KPR FLPP Tetap 5 Persen, Meski BI Rate Naik
-
Polemik MBG Saat Libur Sekolah, Gapembi Kritik BGN