Untuk lebih memperkuat usaha inti usaha Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Ketua Forum Ekonomi Konstitusi Defiyan Cori meminta agar Kementerian BUMN segera melakukan inventarisasi sektoral BUMN. Langkah ini diperlukan untuk melakukan klasifikasi atas penguasaan negara atas sumberdaya alam (SDA).
"Sehingga perencanaan strategis BUMN ke depan lebih mencerminkan perintah konstitusi dan sektor-sektor yang tidak strategis dan tidak menguasai hajat hidup orang banyak serta cenderung menggerus anggaran dan keuangan negara sebaiknya diserahkan kepada koperasi atau swasta," kata Defiyan dalam keterangan tertulis, Minggu (15/1/2017).
Dengan demikian BUMN yang ada akan lebih mudah untuk terkonsolidasi pada rencana holding-nya. Upaya ini juga akan membuat BUMN fokus pada core business nya dan mampu bersaing di pasar domestik dan internasional.
"Jadi rencana atau wacana penempatan CEO asing di BUMN itu walaupun belum diatur dalam UU Nomor 9 tahun 2003 tentang BUMN tetapi jelas sekali bertentangan dengan substansi dan sejarah kemerdekaan bangsa," ujar Defiyan.
Ia menjelaskan bahwa Indonesia telah lama dikolonilisasi selama lebih dari 350 tahun yang ditandai dengan masuknya misi dagang dari Belanda yang menguasai perkebunan rakyat. Dalam konteks globalisasi maka yang paling relevan untuk dibahas adalah bagaimana meningkatkan kerjasama ekonomi, ilmu pengetahuan dan teknologi antar negara dalam pengertian transfer of knowledge bukan transfer of human management.
Defiyan mengkritik argumentasi Menko Maritim Luhut Binsar Pandjaitan yang menyamakan keberadaan CEO BUMN dari kalangan WNA dengan pelatih asing untuk Timnas Sepakbola Indonesia. Menurutnya, dengan direkrutnya pelatih dan pemain asing tidaklah tepat karena pelatih asing tidak menempati manajemen PSSI. "Terlebih sepakbola hanya sebuah olah raga atau permainan dan tidak ada pengelolaan harta fisik kekayaan SDA," pungkas Defiyan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
-
Gempa M 4,2 Guncang Pacitan Terasa hingga Yogyakarta: 7 Orang Luka dan Sejumlah Bangunan Rusak
-
Hakim PN Depok Tertangkap Tangan Terima Ratusan Juta dari Swasta, KPK Lakukan OTT!
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!
-
Eks Asisten Pelatih Timnas Indonesia Alex Pastoor Tersandung Skandal di Belanda
Terkini
-
BRI Salurkan Rp16,16 Triliun KPR Subsidi untuk Program 3 Juta Rumah
-
IIMS 2026: PLN Perkuat Ekosistem Kendaraan Listrik, 5.000 SPKLU Tersebar Nasional
-
Purbaya Jawab Rating Negatif Moody's, Siap Koreksi Anggaran MBG Jika Ada Pemborosan
-
BTN Bidik Pembiayaan 20.000 Rumah Rendah Emisi di 2026
-
Dialog Oman Dimulai, Harga Minyak Dunia Merosot pada Akhir Pekan
-
Meski Tengah Gonjang-Ganjing, OJK Pede Bisa Koleksi Rp 250 T dari Pasar Modal
-
Bahlil Sedang Urus Tata Administrasi, Tambang Emas Martabe Mau di Nasionalisasi?
-
Moody's Tebar Peringatan Dini buat Prabowo: Kebijakan Ugal-ugalan!
-
Bayar Utang dan Jaga Rupiah, Cadangan Devisa RI Anjlok Rp32 Triliun
-
Tak Ambil Pusing Soal Outlook Peringkat Moody's, Airlangga: Indonesia Tetap Investment Grade