Anggota Komisi XI DPR RI Mukhamad Misbakhun meminta Dirjen Bea Cukai mengkuantifikasi jumlah penurunan devisa impor, yang disebut sebagai tantangan pemasukan Bea Cukai pada tahun 2017 ini.
"Saya ingin ini kita detail, apa yang dimaksud dengan tren devisa impor? Seberapa besar?," tanyanya, saat mengikuti rapat dengar pendapat (RDP) bersama Dirjen Bea Cukai di Gedung DPR Jakarta, Senin (16/1/2017).
Ia memaparkan, sebelumnya Menteri Keuangan Sri Mulyani telah menerangkan tentang demand side yang mengalami penurunan.
"Hal ini mengakibatkan supply side menurun, sehingga menyebabkan keseimbangan baru. Karenanya, bea cukai harus bisa mengkuantifikasi, karena bea cukai juga mengurusi kepabeanan," pinta Misbakhun.
Pasalnya, lanjut Misbakhun, angka tersebut nantinya akan bersinggungan secara langsung dengan APBN.
"Ini harus di kuantisasi karena berkaitan dengan APBN kita. Saya ingin tahu seberapa dalam, mengkuantifikasi jangan hanya bersifat normatif," imbuh politisi Partai Golkar ini.
Berita Terkait
-
Politisi Nasdem Nilai Kolaborasi RI - Jepang Harus Ditingkatkan
-
Target Cukai Tercapai, Dirjen Bea dan Cukai Panen Pujian di DPR
-
DPR Meminta Komitmen Pemerintah Bahas RUU Pertembakauan
-
Freeport dan Amman Sumbang Bea Konstentrat Rp2,5 Triliun di 2016
-
Jokowi Bantah Informasi Tarif STNK dan BPKB Simpang Siur
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Biodata dan Agama DJ Patricia Schuldtz yang Resmi Jadi Menantu Tommy Soeharto
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- 5 Sepatu Jalan Lokal Terbaik Buat Si Kaki Lebar Usia 45 Tahun, Berjalan Nyaman Tanpa Nyeri
- DPUPKP Catat 47 Hektare Kawasan Kumuh di Kota Jogja, Mayoritas di Bantaran Sungai
Pilihan
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?
-
Kuburan atau Tambang Emas? Menyingkap Fenomena Saham Gocap di Bursa Indonesia
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
Terkini
-
NWP Property Operasikan PLTS Atap di Empat Pusat Perbelanjaan
-
Pemerintah Mau Guyur Dana Rp 6 Miliar Buat Hidupkan Industri Tekstil
-
Tata Kelola Jadi Kunci Kepercayaan di Ekosistem Venture Capital
-
Pelaku Industri Keluhkan Kuota PLTS Atap Masih Jadi Hambatan
-
Shell, BP dan Vivo Diminta Bernegosiasi dengan Pertamina untuk Beli Solar
-
ESDM Beberkan Sosok Perusahaan Pemenang Tender Pembangunan WKP Telaga Ranu
-
CEO Danantara: 1.320 Huntara Bakal Diserahkan ke Korban Banjir Sumatera Besok
-
Perusahaan Dompet Digital Mulai Sasar Segmen Olah Raga
-
Pemerintah Buka Seluasnya Akses Pasar Ekspor untuk Redam Gejolak Ekonomi Global
-
Menko Airlangga Sebut Presiden Lebih Pilih Terapkan B40 Tahun Ini