Suara.com - Kuartal awal tahun baru ini, merupakan momen yang tepat untuk menjalin kembali hubungan yang sempat terputus dengan rekan-rekan profesional. Hal sederhana seperti membangun komunikasi kembali secara online dengan mantan bos hingga rekan-rekan lainnya, membuat mereka ingat terhadap Anda serta nilai dari personal brand yang Anda refleksikan.
Hal tersebut membuat Anda membuka diri terhadap berbagai kesempatan untuk diraih, mulai dari sekedar berbagi informasi, pengetahuan, hingga kesempatan bisnis atau karier.
Menurut Senior Director, Member Marketing & Communications LinkedIn, Catherine Fisher, menjalin kembali hubungan profesional janganlah dianggap sebagai tugas menakutkan. Hal sederhana seperti berinteraksi dengan sesama profesional di LinkedIn dapat menjadi awalan yang baik untuk menjalin hubungan tersebut.
Catherine pun berbagi tips memulainya:
1. Jalin hubungan di LinkedIn melalui pesan personal
Anda sudah siap memulai namun tidak tahu apa yang harus dikatakan? Jangan khawatir, hal sederhana seperti memberikan ucapan selamat atas pekerjaan baru rekan Anda, dapat menjadi senjata ampuh. Agar efektif, sebaiknya pesan tersebut dituliskan secara khusus untuk setiap orang.
Kemudian buka kesempatan agar mereka memberikan respons yang lebih dari sekedar ucapan terima kasih. Caranya adalah dengan mengajukan pertanyaan dan memberikan konteks yang lebih personal.
Alih-alih hanya mengatakan "Selamat atas Pekerjaan Baru!", sebaiknya Anda juga mengajukan pertanyaan lebih lanjut seperti “Bagaimana pengalaman di kantor baru?” atau “Apa saja proyek menarik sedang dikerjakan?”.
2. Jadikan update maupun artikel berita yang ada di dalam halaman LinkedIn feed Anda sebagai bahan percakapan
LinkedIn feed di dalam halaman profil LinkedIn Anda dapat dijadikan sumber informasi terbaru seputar industri dan dunia profesional di dalam jaringan profesional Anda. Manfaatkan sebagai bahan percakapan atau diskusi dengan rekan-rekan Anda di LinkedIn.
Baca Juga: Nyawa Terancam, Pendeta akan Laporkan Rizieq ke Polda Metro
Mulai percakapan dengan mengomentari update dari rekan Anda, hingga mengunggah artikel atau mempublikasikan tulisan Anda, guna mengundang diskusi dengan rekan-rekan sekalian. LinkedIn feed adalah tempat yang sempurna untuk terlibat dan terhubung kembali dengan jaringan Anda.
3. Kelola hubungan secara teratur
Membangun dan memelihara jaringan profesional membutuhkan dedikasi dan waktu. Secara rutin jalinlah komunikasi dengan rekan-rekan Anda di dalam jaringan.
Untuk mempermudah komunikasi dengan kelompok profesional, menciptakan grup di LinkedIn Messaging dapat mempermudah Anda menjaga hubungan dengan mereka. Grup tersebut dapat mempermudah dalam berbagi artikel atau wawasan, hingga berdiskusi secara langsung dengan anggota grup profesional Anda.
Lebih lanjut dalam memanfaatkan LinkedIn Messaging, tandai percakapan yang belum dibaca agar tidak lupa untuk memberikan respons lebih lanjut.
Menjalin kembali komunikasi dengan berbagai rekan Anda di LinkedIn awal tahun ini bisa menjadi awal yang baik untuk membangun brand Anda. Tindakan sederhana seperti berhubungan kembali ke jaringan Anda bisa membuka banyak peluang yang dapat mendukung karier Anda.
Berita Terkait
Terpopuler
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 5 HP Realme RAM 12 GB dan Kamera Jernih Paling Murah Mulai Rp2 Jutaan
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
Pilihan
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
Terkini
-
Mendag Bertemu Perwakilan e-commerce Bahas Revisi Permendag Nomor 31 Tahun 2023
-
Investor Kripto Dinilai Sudah Matang dan Tak Cuma FOMO
-
Menkeu Optimistis Pendapatan Negara Capai Target, Coretax Dinilai Sudah Menunjukkan Hasil
-
Menkeu Purbaya Heran Rupiah Melemah Terus: Enggak Masuk Akal
-
Luhut Sebut Bea dan Cukai Tak Diperlukan Lagi, Purbaya Beri Jawaban
-
Harga BBM Subsidi Tak Naik, Kepercayaan Industri RI Langsung Melesat
-
Di Tengah Lemahnya Rupiah, Kepercayaan Industri Naik ke Level 53,56
-
Infrastruktur Kompleks di Balik Layar: Mengapa Gangguan Platform Trading Sering Bikin Trader Panik?
-
Investasi Digital China di RI Makin Marak, Apa Untung dan Ruginya?
-
Begini Cara Ubah Data Karyawan Jadi Mesin Pertumbuhan Bisnis