Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Luhut Binsar Pandjaitan, mengadakan pertemuan dengan sejumlah pengusaha di Kepulauan Riau, pada Jumat (10/3/2017). Dalam pertemuan tersebut, Menko Luhut menekankan industri dalam negeri wajib meningkatkan penggunakan barang dan jasa lokal atau Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) dalam operasional mereka.
"Lokal konten sesuai aturan harus dilaksanakan. kami akan melihat di lapangan, harus pakai prduk dalam negeri. Kalau kita sudah membuat di dalam negeri kenapa musti impor?" ujarnya saat bertemu dengan pengusaha lokal di Kawasan Industri Kabil, Nongsa, Batam, Kepulauan Riau, pada Jumat (10/3/2017).
Pada kesempatan tersebut Menteri Luhut juga melakukan kunjungan ke beberapa industri manufaktur di kawasan industri tersebut seperti pabrik pipa offshore dan ban pembatas pengaman antar kapal (fender). Para pengusaha mengeluhkan kepada Menko Luhut sulitnya menembus pasar dalam negeri.
"Iya tadi pak Arcandra (Tahar) mengatakan pada saya, dari pengalamannya bekerja di luar negeri, apa yang dihasilkan di pabrik-pabrik ini tidak kalah kualitasnya dengan produk luar negeri, malah lebih bagus dari yang pernah ia lihat di Houston (AS). Nah saya minta operator-operator dalam negeri kita itu untuk menggunakan produk-produk yang bagus ini jangan impor terus," katanya.
Ia meminta para operator untuk membuka kesempatan untuk produk lokal karena pemerintah telah berkomitmen untuk mengurangi ekspor komoditas mentah (raw material). "Jangan ada alasan seolah-olah produk kita yang sudah baik ini dianggap tidak memenuhi syarat dan sebagainya," ujarnya.
Menko Luhut mendengar dan menerima keluhan-keluhan yang disampaikan pengusaha di Batam, ia menyadari kekurangan yang dilakukan pemerintah selama ini adalah inkonsistensi, adanya peraturan yang saling bertentangan, lamanya pengurusan lahan dan izin usaha, tumpang tindih kewenangan pengawasan yang menimbulkan keresahan para investor, ada pula yang mempertanyakan relevansi dari Zona Perdagangan Bebas (Free Trade Zone) setelah dideklarasikannya Pasar Bebas ASEAN Januari lalu.
Menteri Luhut berjanji akan datang lagi ke Batam untuk melihat perkembangan masalah-masalah yang telah disampaikan. "Saya kesini memang untuk belanja masalah, mendengarkan keluhan, dan mengidentifikasi masalah yang masih ada. Jadi spiritnya memang mencari solusi. Kita sekarang sedang melakukan transformasi ke periode yang lebih transparan dan terbuka dalam menyelesaikan masalah. Percayalah kepada pemerintah, persoalan akan terus ada tapi saya bisa jamin bahwa kami dengan sekuat tenaga dan dengan transparan akan menyelesaikan itu.," katanya.
Baca Juga: Luhut Bantah Pemerintah Mau Sewakan Pulau Tolop dan Nipa ke Asing
Berita Terkait
-
Luhut Bantah Pemerintah Mau Sewakan Pulau Tolop dan Nipa ke Asing
-
PT DI Minta Kemampuannya dalam Produksi Pesawat Tak Diragukan
-
Luhut Terkejut Ada Kegiatan Labuh Jangkar Ilegal di Pulau Tolop
-
Perkuat Industri Logam, Pemerintah Beri Insentif Pada Pengusaha
-
DPR Kritik PT Dirgantara Indonesia Belum Bisa Produksi Pesawat
Terpopuler
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 18 Maret 2026: Raih Pulsa, Skin Trogon Rose, dan Diamond
- 7 HP Baru 2026 Paling Murah Jelang Lebaran, Spek Gahar Mulai Rp1 Jutaan
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- Update Posisi Hilal Jelang Idulfitri, Ini Prediksi Lebaran 2026 Pemerintah dan NU
Pilihan
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
-
Resmi! Hasil Sidang Isbat Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026
Terkini
-
Tantrum Harga Minyak Meroket, Trump Cap NATO Pengecut Karena Tak Mau Ikut Buka Selat Hormuz
-
Pertamina Kawal Pemudik Lalui Jalur Non-Tol Pantura
-
Raksasa Migas Italia Finalisasi Proyek Gas Strategis di Kaltim
-
Pastikan Stok BBM Aman Selama Mudik, Wakil Menteri ESDM Kunjungi Rest Area 379 A Batang-Semarang
-
Cerita Ibu Eka Setelah Dua Tahun Menahan Rindu Kini Bisa Mudik Nyaman Bareng PNM
-
Menteri LH: PT Agincourt Resources Boleh Kelola Tambang Emas Martabe Lagi
-
Purbaya: Harga BBM Subsidi Tak Akan Naik Harga
-
Layanan BRI Lebaran 2026: Cukup Scan QRIS, Bisa Kirim THR dalam Hitungan Detik via BRImo
-
BRI Siap Sedia Layani Nasabah Lebaran 2026: 627 Ribu E-Channel Aktif Layani Nasabah 24 Jam
-
[HOAKS] Presiden Prabowo Resmikan KUR BRI Tanpa Agunan