Selain menyerahkan bantuan sosial, kehadiran Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa di Bangka Belitung juga untuk meresmikan aplikasi Bumil Resti, aplikasi Kembang Desa, Program Buratuhiri (Orang Tua Hidup Sendiri) dan Program Bunaktuslah (Perburuan Anak Putus Sekolah).
Aplikasi Bumil Resti atau Sistem Informasi Ibu Hamil Resiko Tinggi merupakan inisiatif Pemkab Bangka dalam rangka peningkatan pelayanan kesehatan ibu hamil dan ibu bersalin untuk menurunkan angka kematian ibu dan bayi.
"Ini adalah sebuah inovasi yang bisa menjadi role model bagi daerah lain. Lewat aplikasi ini Pemkab Babel 'memburu' atau mencari ibu-ibu hamil yang beresiko tinggi sampai ke pelosok desa. Juga menguatkan peran bidan dan dokter spesialis kandungan dalam pemantauan secara terus menerus terhadap Bumil Resti," kata Khofifah, Rabu (5/4/2017).
Sementara aplikasi "Kembang Desa" atau Kesejahteraan Masyarakat Bangka dengan Sistem dan Aplikasi merupakan sistem yang dibangun dengan mengedepankan Rumah Tangga Sasaran (RTS). Merupakan sistem informasi pengelolaan data kemiskinan yang paling lengkap di Indonesia dan paling mudah diakses oleh masyarakat luas.
"Sistem ini memiliki keunggulan tidak hanya merekam data kemiskinan by name by address tetapi juga terdapat foto dan profil lengkap RTS. Bahkan sampai titik koordinat alamat individu RTS," ujar Khofifah.
Mensos juga mengapresiasi program Bunaktuslah dan Buratuhiri. Dimana dalam orogram ini Pemkab proaktif melakukan perburuan anak putus sekolah untuk mengajak mereka kembali ke sekolah dan mendapatkan kejar paket serta perburuan lansia terlantar untuk mendapatkan penanganan cepat.
Bansos untuk Babel
Sementara itu terkait kunjungan kerja Mensos ke Provinsi Bangka Belitung, telah disalurkan bantuan sosial tunai dan non tunai tahun 2017 untuk Provinsi Bangka Belitung sebesar Rp88.408.770.400.
Rincian bantuan sosial meliputi PKH Tunai untuk 8.514 keluarga dengan nilai bantuan sebesar Rp16.091.460.000. PKH Non Tunai untuk 5.805 keluarga dengan nilai bantuan sebesar Rp10.971.450.000. Beras Sejahtera (Rastra) untuk 43.019 keluarga dengan nilai bantuan sebesar Rp59.004860.400.
Baca Juga: Khofifah Targetkan PKH Jangkau 10 Juta Penerima di 2018
Selanjutnya Bantuan Sosial Disabilitas untuk 147 jiwa dengan nilai bantuan sebesar Rp441.000.000, Bantuan Sosial Lanjut Usia untuk 350 jiwa dengan nilai bantuan sebesar Rp700.000.000, serta Bantuan Sosial KUBE Desa untuk 600 keluarga dengan nilai bantuan sebesar Rp1.200.000.000.
"Saya mohon bantuan sosial ini dimanfaatkan sesuai peruntukan ya ibu-ibu. Bagi ibu hamil gunakan dana bansosnya untuk pemenuhan gizi ibu hamil. Kalau ada anaknya yang masih sekolah gunakan uangnya untuk membeli keperluan sekolah anak-anak," demikian Mensos.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
- 5 Rekomendasi HP Rp1 Jutaan untuk Ojol, RAM 8 GB dan Baterai Awet
Pilihan
-
Bareskrim Geledah Kantor Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Saham Gorengan
-
Dompet Menjerit Jelang Ramadan, Petani Tak Nikmati Harga Pangan yang Melambung Tinggi
-
Merayap dalam Senyap, Kenaikan Harga Pangan Semakin Mencekik Rakyat Kecil
-
Alarm Bahaya untuk BEI, Mengapa Indonesia Terancam Turun ke Kasta Banglades?
-
Isu Reshuffle untuk Singkirkan 'Orang Jokowi' Berhembus, Ini Jawaban Tegas Mensesneg
Terkini
-
Merger Trio Anak Usaha Pertamina Dikebut
-
Diminta Bereskan Saham Gorengan, Purbaya: Jangan Biarkan Investor Ritel Rugi
-
Purbaya: Saya Tak Bisa Kendalikan Saham, Tapi Pastikan Ekonomi Naik Cepat
-
Purbaya Cuek Usai Disebut Idiot-Bukan Orang Suci oleh Noel
-
Purbaya Ungkap Setoran Dewan Perdamaian Rp 16,7 Triliun Diambil dari Kemenhan
-
Inggris Siapkan Rp80 Triliun untuk Perkuat Armada Kapal Indonesia
-
IHSG Akhirnya Kembali ke Level 8.000, Pasar Mulai Tenang?
-
Dolar AS Ambruk, Rupiah Ditutup Perkasa di Level Rp16.754 Sore Ini
-
Alarm Bahaya untuk BEI, Mengapa Indonesia Terancam Turun ke Kasta Banglades?
-
Ada Proyek Gentengisasi Prabowo, Purbaya Pikir-pikir Pangkas Anggaran MBG