Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa mengungkapkan pemerintah menjadwalkan pencarian kedua bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH) tahun 2017 pada Bulan Mei-Juni.
Dikarenakan waktunya berdekatan dengan Hari Raya Idul Fitri maka Mensos mengimbau agar uangnya tidak dibelanjakan keperluan lebaran, tapi untuk pemenuhan gizi dan pendidikan anak.
"Dana PKH untuk pendidikan ya ibu-ibu, bukan untuk beli baju lebaran," kata Mensos seraya disambut tawa ibu-ibu penerima PKH yang mengikuti acara pencairan PKH Non Tunai di Pendopo Kota Pasuruan, Jawa Timur, Sabtu (8/4/2017).
Mensos mengatakan besarnya bansos PKH untuk per Keluarga Penerima Manfaat (KPM) adalah Rp1.890.000 per tahun. Bantuan ini cair empat kali dalam setahun yakni pada Februari, Mei, Agustus, dan November.
"Saya datang ke sini ingin cek apakah uangnya sudah masuk rekening semua? Coba mana saya lihat buku tabungannya," tanya Mensos menghampiri para ibu yang duduk berjajar di depan panggung acara.
Kepada salah seorang penerima bansos PKH Non Tunai, Khofifah menjelaskan tentang arti bansos yang diberikan non tunai. Yakni penyalurannya melalui sistem perbankan dimana uang ditransfer ke rekening penerima dan dapat diambil kapan saja menggunakan Kartu Keluarga Sejahyera (KKS) di mesin ATM Bank Milik Negara yakni BNI 46, BRI, Bank Mandiri atau BTN.
"Dengan sistem semacam ini selain mengajarkan ibu-ibu menabung, proses ini menjadikan bansos lebih transparan dan akuntabel, tepat sasaran, tepat guna, tepat waktu, tepat jumlah, tertib administrasi, dan tepat kualitas bagi penerima manfaat sesuai kebutuhannya.
Bantuan sosial untuk Kota Pasuruan terdiri dari PKH Non Tunai untuk 2.968 KPM dengan jumlah bantuan sebesar Rp5.609.520.000. Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) untuk 8.493 KPM dengan jumlah bantuan sebesar Rp11.210.760.000. Bantuan sosial Lanjut Usia untuk 50 jiwa Rp100.000.000. Total bantuan sebesar Rp16.920.280.000
Baca Juga: Khofifah: Manfaatkan Kemajuan Teknologi Untuk Menjaga NKRI
PKH merupakan program bantuan sosial bersyarat yang dilaksanakan oleh Kementerian Sosial sejak 2007. Program semacam ini secara internasional dikenal sebagai program Conditional Cash Transfers (CCT) atau program Bantuan Tunai Bersyarat.
Program ini bertujuan meningkatkan aksesibilitas pelayanan pendidikan, pelayanan kesehatan dan kesejahteraan sosial, mengurangi beban pengeluaran keluarga miskin dalam jangka pendek, serta memutus rantai kemiskinan dan kesenjangan dalam jangka panjang.
Sasaran PKH adalah komponen kesehatan terdiri atas ibu hamil dan balita, komponen pendidikan yaitu anak usia sekolah dari SD--SMA, penyandang disabilitas berat dan lanjut usia di atas 70 tahun.
Berita Terkait
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
Pilihan
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
Terkini
-
5 Manfaat Tretinoin untuk Kulit Wajah, Lebih dari Sekadar Obat Jerawat
-
Sekilas Millwall FC Klub Baru Elkan Baggott: Lahir dari Buruh Dibesarkan oleh Konflik
-
5 Tips agar Lipstik Tahan Lama Setelah Makan, Warna Bibir Tetap On Point
-
ISPA hingga Penyakit Jantung Jadi Ancaman Terbesar Kesehatan Karyawan Indonesia
-
Ketika Guru Bersertifikat Justru Terjebak di Celah Kebijakan
-
Diduga Menyamar sebagai Securities Crowdfunding, PT Econext Ventures Indonesia Dihentikan
-
Tiga Kasus Pelecehan Seksual Jadi Alarm, Kampus Harus Evaluasi Total Efektivitas Satgas PPKS
-
Eks Kiper AS Bongkar Wajah Asli Klub Baru Elkan Baggott: Hati-hati, Milwall FC Itu Keras
-
1 Malam 3 Ledakan, Pelabuhan di Tepian Selat Hormuz Jadi Pusat Pertempuran AS - Iran
-
5 Shio yang Paling Pintar Mencari Uang: Kombinasi Beruntung, Kerja Keras, dan Intuisi Tajam