Umrah adalah salah satu ibadah yang sangat diidamkan oleh umat Islam. Dengan melakukan Umrah, seorang muslim dapat beribadah di tanah suci yaitu Mekah dan Madinah. Banyak keutamaan yang didapat oleh seorang muslim yang melakukan Umrah, diantaranya adalah mendapat ampunan atas segala kesalahan dan dikabulkannya doa oleh Allah SWT.
Masyarakat Indonesia yang mayoritasnya adalah beragama Islam, sangat mendambakan untuk dapat melaksanakan ibadah Umrah. Untuk menjawab kebutuhan umat Islam, maka Adira Finance memperkenalkan produk baru berbasis syariah, yaitu Produk Pembiayaan Paket Umrah. Produk penyaluran dana yang khusus diperuntukan bagi konsumen yang beragama Islam, berdasarkan prinsip Murabahah (Jual Beli) dimana Adira Finance Syariah membiayai Paket Perjalanan Umrah yang dibutuhkan oleh konsumen dengan mudah dan cepat.
Bertempat di restaurant Al-Jazeera Menteng, Adira Finance Syariah secara resmi melakukan peluncuran produk pembiayaan untuk perjalanan ibadah umrah ke tanah suci. Acara yang dihadiri oleh Manajemen Adira Finance, Dewan Pengurus Syariah Adira Finance dan juga salah satu mitra travel umrah, yaitu ESQ Tour & Travel.
“Kami berharap dengan hadirnya produk paket umrah dari Adira Finance Syariah ini, dapat mewujudkan mimpi seluruh masyarakat Indonesia untuk melakukan ibadah Umrah tanpa khawatir dengan biaya. Cukup dengan melengkapi persyaratan yang ditentukan, Anda dapat langsung berangkat,” ujar Willy Suwandi Dharma selaku Direktur Utama Adira Finance di Jakarta, Selasa (4/4/2017).
Banyak keuntungan yang akan dirasakan oleh konsumen melalui produk ini, salah satunya konsumen tidak lagi perlu menunggu lama untuk dapat melaksanakan ibadah umrah dan bisa dapat langsung berangkat tanpa melakukan cicilan terlebih dahulu, berangkat duluan angsur belakangan.
Tidak hanya hanya itu, seluruh konsumen yang mengajukan produk pembiayaan paket umrah ini juga akan mendapatkan berbagai keuntungan lainnya seperti; berkesempatan mendapatkan pembiayaan dengan margin 0 persen, angsuran ringan dengan margin yang sangat murah, berkesempatan mendapatkan DP 0% (tanpa DP), proses mudah dan cepat, dapat memberangkatkan jamaah selain konsumen seperti Ayah, Ibu, Istri serta anak kandung.
Produk pembiayaan ini sudah dapat dinikmati masyarakat diseluruh Indonesia dengan mendatangi kantor cabang Adira Finance terdekat. Syarat dan ketentuannya cukup mudah, yaitu dengan melengkapi persyaratan pengajuan pembiayaan yaitu KTP, KK, Keterangan Penghasilan dan dokumen penunjang lainnya. “Seluruh konsumen sudah dapat mengajukan pembiayaan paket Umrah sejak bulan Februari 2017 lalu, dan keberangkatan pertama akan dilakukan pada bulan April 2017 ini. Kami juga bekerja sama dengan pihak tour & travel yang terpercaya dan terkemuka di Indonesia seperti ESQ Tour & Travel. Kami berharap dengan seluruh kemudahan dan keuntungan yang didapatkan konsumen, pengalaman ibadah umrah mereka akan menjadi pengalaman yang luar biasa dan tidak terlupakan,” sambung Swandajani Gunadi Selaku Direktur SDM dan Marketing Adira Finance.
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- Harga Adidas Adizero Termurah Tipe Apa Saja? Ini 5 Varian Terbaiknya
Pilihan
-
Mencekam! SPBE di Cimuning Bekasi Terbakar Hebat, Langit Malam Berubah Merah
-
Buntut Polemik Suket Pendidikan Gibran, Subhan Palal Juga Gugat Pimpinan DPR-MPR
-
Tok! Eks Sekretaris MA Nurhadi Divonis 5 Tahun Penjara dan Wajib Bayar Uang Pengganti Rp137 Miliar
-
Aksi Tenang Nenek Beruban Curi TV 30 Inci di Jatinegara Viral, Korban Tak Tega Lapor Polisi
-
Panglima TNI: Tiga Prajurit yang Gugur di Lebanon Terima Santunan Miliaran dan Pangkat Anumerta
Terkini
-
Sambangi Korsel, Bahlil Hasilkan 3 Kerja Sama Strategis di Sektor Energi
-
Tak Asal Tanam, Petani Sawit Mulai 'Melek' Gunakan Metode Ilmiah
-
Sumbang Rp 4,96 T, ITDC Beberkan Efek MotoGP ke Ekonomi RI
-
Menaker: WFH Tidak Boleh Kurangi Gaji dan Tunjangan Karyawan
-
Ekonom Beberkan Solusi Agar APBN Tak Terbebani Subsidi Energi
-
WFH Seminggu Sekali untuk Swasta Tak Harus Setiap Jumat
-
Dorong WFH 1 Hari dalam Sepekan, Menaker Pastikan Hak Pekerja Tak Dipangkas
-
Dana SAL Rp 420 Triliun, Purbaya Buka Opsi Pakai Kas Pemerintah demi Amankan APBN
-
Imbauan WFH 1 Hari Seminggu di Sektor Swasta Dapat Dukungan Pengusaha dan Pekerja
-
Purbaya Proyeksi Defisit APBN 2026 Tembus 2,9% Meski Harga Minyak Terus Naik