Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) hari ini merayakan hari jadinya yang ke 19 tahun dengan menggelar acara syukuran kantor Kementerian BUMN, Jakarta Pusat, Selasa (18/4/2017).
Dalam sambutannya, Menteri BUMN Rini Soemarno mengaku masih bingung terkait peran dan fungsi BUMN selama ini. Antara lain apakah BUMN sebagai birokrat pemerintahan atau sebagai profesional bisnis.
"Dulunya tanggungjawab kementerian ini kan menyatukan perusahaan-perusahaan dibawah kementerian teknis. Tapi ada yang tidak jelas, kementerian ini lebih tepatnya bertindak sebagai birokrat atau profesional korporasi," kata Rini.
Kendati demikian, Rini berharap, kementerian dibawah naungannya ini ke depan bisa menjadi lebih profesional dan sinergi antar BUMN bisa lebih ditingkatkan lagi.
Sebab dalam menjalankan amanah Negara untuk menjadi kepanjangan tangan pemerintah mendorong pembangunan dan merealisasikan program pemerintah, ada BUMN yang masih kesulitan karena masih merugi.
"Kita satu keluarga harus mendukung ada program di antara Kementerian dan supaya BUMN yang sulit bisa memperbaiki diri. Karena itu kita tekankan terus sinergi, BUMN satu keluarga, satu grup BUMN," katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
Terkini
-
Ekonomi Indonesia Melesat 5,61 Persen saat Rupiah Pecahkan Rekor Terlemah
-
Pertukaran Mata Uang dengan China dan Jepang Jadi Strategi Jaga Nilai Tukar Rupiah
-
Rupiah Masih Melemah Akibat Turunnya Surplus Perdagangan
-
Ikon Kota yang Terawat Bisa Menggerakkan Ekonomi, AVIA Ungkap Alasannya
-
Purbaya Bantah Ekonomi RI Seperti Krisis 1998: Ekonom Salah Prediksi, Kecele
-
Pemerintah Bidik Hilirisasi Industri demi Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen di 2029
-
Pelemahan Rupiah yang Terparah dalam Sejarah Bisa Picu Gagal Bayar dan PHK
-
Bahlil Tegaskan Tarif Listrik Tak Naik pada Mei
-
OJK: DSI Masih Nunggak Bayar Dana Nasabah Rp 2,4 Triliun
-
Ditopang Margin Kilang Minyak, Laba Barito Pacific (BRPT) Naik 803 Persen di Kuartal I-2026