Melakukan transformasi digital di sistem konvensional saat ini menjadi hal yang lumrah dilakukan oleh setiap perusahaan yang ingin tetap mendapatkan hati pelanggannya di jaman yang serba cepat. Tidak terkecuali perusahaan yang bergerak di bidang penyelenggaraan acara. Perusahaan dituntut untuk memberikan pelayanan dan sistem yang cepat namun tetap aman.
Hal ini tentu semakin dipermudah dengan adanya bantuan teknologi digital untuk dapat mewujudkannya secara instan. Saat ini berbagai perusahaan teknologi berusaha menghadirkan teknologi yang tepat manfaat untuk menunjang hal tersebut. Salah satunya adalah Maimilu.com. Aplikasi untuk bisnis acara yang diprakarsai oleh Komang Wiswakarma, Dika Soul Seva dan Alvin Benito Chaniago ini telah didirikan pada tahun 2015. Aplikasi ini muncul sebagai salah satu platform digital yang mempermudah penjualan dan manajemen tiket acara.
“Kami adalah platform pertama yang menerapkan tipe platform User Generated Content dengan menggunakan pembayaran dengan mata uang Rupiah serta kami saat ini menjadi salah satu platform rujukan untuk penjualan dan manajemen tiket acara di Indonesia” ujar Komang, salah satu co-founder Maimilu dalam keterangan resmi, Selasa (18/4/2017). Setali tiga uang dengan pernyataan tersebut, pada tahun 2017, Maimilu dalam proses untuk menyiapkan 100 penyelenggara acara untuk bergabung serta mengintegrasikan lebih dari 300 acara untuk menggunakan platform digital Maimilu.
Saat ini, Maimilu bukanlah satu-satunya pemain digital dalam event marketplace di dunia. Pemain besar seperti Eventbrite.com dicatat muncul sejak tahun 2006 dan sudah melayani berbagai macam acara. Menanggapi persaingan langsung dengan Eventbrite.com, Maimilu.com sudah menyiapkan berbagai fitur ampuh dan unik dalam platform mereka.
“Untuk tetap menjadi yang terbaik dalam persaingan bisnis digital manajemen acara ini, tentu kami sudah menyiapkan berbagai keunikan tersendiri pada platform kami sehingga Maimilu akan tetap menjadi pilihan utama dalam hal manajemen acara di Indonesia,” papar Komang. Dalam proyeksi beberapa tahun kedepan, Maimilu juga direncanakan untuk dapat menembus pasar Asia.
Konsep model bisnis dari Maimilu pun tergolong cukup sederhana, yaitu dari per penjualan tiket acara. Konsep ini menjadi menarik karena penyelenggara acara tidak dibebankan biaya apapun.
Ditambah berbagai keuntungan yang didapat oleh penyelenggara acara membuat platform ini semakin menarik. Penyelenggara acara tidak hanya dimanjakan dengan penjualan tiket yang mudah, namun juga ditambah dengan analisa serta promosi acara.
Untuk melakukan analisa acara, Maimilu menyiapkan fitur bernama ‘Event Analytics’ yang diantaranya adalah ‘Page Analytics’, ‘Transaction Analytics’ serta ‘Attendee Analytics’. Fitur Promosi Acara pun digadang-gadang menjadi salah satu fitur ampuh untuk Penyelenggara Acara dalam mempromosikan acara mereka. “Kami menyadari aspek pemasaran acara menjadi aspek yang sangat penting untuk setiap penyelenggara acara dalam penjualan tiket mereka oleh karena itu kami menyiapkan peliputan acara serta menyiapkan review terkait acara tersebut dan kami rilis ke beberapa aplikasi partner kami.” ujar Komang.
Maimilu mempunyai visi untuk semakin mempermudah segala kebutuhan penyelenggaraan acara. Saat ini pun fitur-fitur baru sedang dikembangkan untuk semakin menyederhanakan alur dalam proses penyelenggaraan acara. Di tengah-tengah geliat pertumbuhan berbagai macam acara di Indonesia, Maimilu menjadi salah satu platform alternatif dengan konsep yang unik dan komprehensif untuk penyelenggara acara dalam melakukan manajemen acara. Di sisi lain, Maimilu dapat menjadi platform yang mumpuni untuk pengunjung acara dalam pembelian tiket acara favorit mereka.
Baca Juga: Gilatrip.com, Startup Penggali Potensi Pariwisata Indonesia
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
-
Bukan Ragnar Oratmangoen! Persib Rekrut Striker Asal Spanyol, Siapa Dia?
-
Obsesi Epstein Bangun 'Pabrik Bayi' dengan Menghamili Banyak Perempuan
Terkini
-
Permintaan Obligasi Indonesia Turun ke Titik Terendah dalam Setahun Terakhir
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
-
Pertamina Gagalkan Pencurian 10 Ton Minyak Mentah di Prabumulih
-
Pandu Sjahrir Beberkan Mekanisme Danantara Investasi di Pasar Saham
-
Danantara Tak Mau Ikut Campur Soal Saham Gorengan yang Diusut Bareskrim
-
Tak Lagi Andalkan Listrik, Bisnis Beyond kWh Didorong Jadi Sumber Pertumbuhan
-
Setelah Perbaiki KRAS, Danantara Bangun Pabrik Baja Baru
-
BRI Perkuat Transformasi Digital, Pengguna BRImo Tembus 45,9 Juta
-
KPK OTT Pegawai Pajak dan Bea Cukai Sekaligus, Purbaya: Saya Dampingi Tapi Tak Intervensi
-
Anak Buah Menkeu Purbaya Kena OTT KPK