Suara.com - Berkembangnya dunia arsitektur dan desain interior saat ini, membuat perusahaan cat terbesar asal Jepang, Kansai Paint berpacu dengan waktu untuk segera menghadirkan produk-produk pilihan.
Ramah lingkungan dan baik bagi kesehatan merupakan dua faktor yang menjadi kunci Kansai Paint dalam mengeluarkan produk-produk cat terbaiknya.
Menginjak usia ke 40 tahun, Kansai Paint Indonesia kembali meluncurkan tiga produk andalan yaitu Kansai Pearlsheen, Kansai Rubymatt dan Kansai Diamondshield. Ketiga produk tersebut, menurut Brand Manager Kansai Paint, Leonard Batubara, dapat memberikan garansi hingga 12 tahun, serta sudah mendapatkan sertifikat ramah lingkungan.
"Ketiga produk tersebut sudah mendapatkan sertifikasi dari Singapore Green Label," papar Leonard di Jakarta, Kamis, (20/4/2017).
Singapore Green Label sendiri merupakan suatu sertifikasi yang membuktikan sebuah produk dinyatakan ramah lingkungan. Bukan hanya itu, pada 2008, Kansai Paint telah mengeluarkan produk antibakteri pertama di Indonesia dan disusul dengan produk cat antinyamuk pada 2015 bekerja sama dengan Institusi Pertanian Bogor.
"Dengan memberikan jaminan dan sertifikat Singapore Green Label, kami berharap para konsumen Indonesia yang mencari dan membeli cat di toko retail, menjadikan Kansai Paint sebagai pilihan utama dalam memperindah tempat tinggal mereka. Dengan kehadiran selama 40 tahun ini, Kansai Paint dapat terus menjadi produk cat dan coating yang diandalkan," tutup Leonard.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- 5 Motor Irit tapi Bukan Honda BeAT, Mesin Awet untuk Jangka Panjang, Cocok untuk Pejuang Nafkah
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
Pilihan
-
Diduga Kurang Berhati-hati, Minibus Nyemplung di Bundaran HI Usai Tabrak Pembatas Jalan
-
Usai Lebaran, Para Bos Anak Usaha Astra Kompak Mundur
-
Kronologi Pemudik Terjebak di Jalan Sawah Sleman Akibat Google Maps, Antrean Panjang Tak Terhindar
-
Puncak Arus Balik dari Jogja Pertama Terlewati, Gelombang Kedua Diprediksi Akhir Pekan
-
Bocor! China Bikin Peta Laut hingga Indonesia untuk Hadapi AS di Perang Dunia III
Terkini
-
Selat Hormuz Membara, Emiten BABY Buka-bukaan Nasib Bisnis Pakaian Anak
-
Usai Lebaran, Para Bos Anak Usaha Astra Kompak Mundur
-
Incar Dana Global, Merdeka Gold Resources (EMAS) Mau Listing di Bursa Hong Kong
-
Bos BlackRock Wanti-wanti Harga Minyak US$ 150, Dunia Diambang Resesi Hebat?
-
PT KAI: Arus Balik Belum Capai Puncaknya
-
Tiket KA Lebaran Nyaris Ludes, Penjualan Tembus 96,5 Persen Saat Arus Balik Menguat
-
IHSG Masih Kuat di Sesi I, 554 Saham Melonjak
-
Arus Balik Bali-Jawa Lesu di H+2 Lebaran, Jumlah Penumpang dan Kendaraan Justru Turun
-
Jumlah Motor Sebrangi Bakauheni Meroket, Naik 85 Persen di H+2 Lebaran
-
Arus Balik Membludak, 128 Ribu Orang Menyeberang dari Sumatera ke Jawa di H+2 Lebaran 2026