Suara.com - Bagi sebagian orang, mengetahui bagaimana cara miliuner mengelola keuangan mereka merupakan salah satu topik yang menarik. Meskipun kerap membeli barang-barang mewah, namun kekayaan mereka tidak berkurang dan justru semakin bertambah.
Ada pula yang berpikir untuk menabung setelah kebutuhan belanja mereka terpenuhi agar bisa kaya. Padahal orang-orang kaya justru berpikir sebaliknya. Mereka mencukupi kebutuhan terlebih dahulu, memberikan pada orang yang membutuhkan, melakukan investasi atau menabung dan barulah sisanya digunakan untuk belanja.
Seperti yang dikatakan Warren Buffet, “Jangan menyimpan apa yang tersisa setelah belanja, akan tetapi belanjakanlah apa yang tersisa setelah melakukan simpanan”.
Tak hanya itu saja cara yang dilakukan para miliuner atau orang kaya dalam mengelola keuangan.
Berikut ini 5 bocoran cara orang kaya mengatur keuangan yang bisa Anda pelajari:
Jangan Remehkah Belanja Kecil
Sebagian besar orang sangat memperhitungkan pengeluaran dalam jumlah besar untuk belanja maupun investasi. Namun, cenderung ceroboh dan kurang berhati-hati ketika berbelanja dalam hal-hal yang kecil. Misalnya, karena harga suatu produk murah lantas membelinya dalam jumlah yang besar atau membeli sesuatu yang sebenarnya bukan kebutuhan Anda dikarenakan harganya murah.
Buatlah daftar kebutuhan pokok yang menjadi prioritas Anda dan hindari belanja hal-hal yang sebenarnya tidak dibutuhkan.
Pendapat dari Susan Lynn Orman, penasihat keuangan asal Amerika Serikat ini sepertinya bisa menjadi nasihat yang tepat untuk Anda.
“Sebaiknya kita teliti terhadap apapun yang bisa kita hemat atas biaya apapun dan sekecil apapun. Jika terkumpul, itu bukanlah jumlah yang sedikit.”
Fokuslah Pada Masa Depan
Seorang sastrawan asal Amerika Serikat pernah mengatakan:
“Bisa saja sewaktu muda Anda hidup tanpa uang, akan tetapi Anda tidak akan bisa menjadi tua tanpa punya simpanan”.
Ketika masih muda bukan berarti Anda bisa dengan mudah mengeluarkan banyak uang untuk memenuhi seluruh keinginan. Selain kebutuhan primer, tabungan masa depan juga harus menjadi prioritas. Ingatlah bahwa hari tua itu akan datang, jadi perhitungkan baik-baik pengeluaran Anda terutama untuk memuaskan keinginan.
Jika terus menuruti keinginan, maka pendapatan Anda bisa habis dan tidak ada lagi simpanan untuk masa depan. Oleh karena itu, mulai saat ini cermati sebaik mungkin berbagai kebutuhan untuk masa depan.
Hindari Belanja untuk Pujian
Sebagian orang begitu menginginkan ‘pujian’, namun jika berlebihan itu bukanlah hal yang baik. Terkadang sebagian orang mementingkan gengsi mereka hanya untuk mendapatkan sebuah pujian.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Rupiah Ambruk Karena Kondisi Fiskal, Panda Bond dan Swap Currency Tak Selesaikan Masalah
-
Fundamental Terjaga, Tugu Insurance Bukukan Laba Rp265,62 Miliar di Kuartal I-2026
-
Investor Masih Kabur saat IHSG Menguat? Rupiah Kuncinya
-
Bahlil Mau Terapkan Skema Bagi Hasil Migas di Sektor Pertambangan
-
Ada Pejabat Baru di Lingkungan Kementerian ESDM, Ini Daftarnya
-
Pengamat Ingatkan Efek Pelemahan Rupiah Bikin APBN Berdarah-darah
-
Bahlil Fokus Ganti LPG 3 Kg ke CNG, Berapa Harga Jualnya?
-
Dirikan Learning Center di Fakultas Pertanian UGM, Wujud Kepedulian BRI terhadap Pendidikan
-
Rupiah Turun Terus, Purbaya Siapkan Dana Stabilisasi Obligasi
-
Pengamat: Aturan Soal Migas Jadi Biang Kerok Rupiah Terus Jeblok