Suara.com - Berbelanja merupakan naluri alamiah setiap manusia, bagi perempuan maupun laki-laki yang telah memiliki penghasilan. Ditambah dengan kemudahan berbelanja yang ditawarkan kartu kredit, sekarang berbelanja menjadi kegiatan konsumtif yang sangat mudah.
Dengan kartu kredit, Kita dapat membeli barang saat dana belum cukup. Bahkan bisa membeli barang dengan cara mencicil tanpa dikenakan bunga selama jangka waktu tertentu. Berbagai tawaran menarik dari bank penerbit kartu kredit pun bisa mendorong pengguna kartu kredit untuk berbelanja.
Namun, bila tidak bijaksana, kartu kredit bisa menjadi sumber bencana yang menimbulkan masalah keuangan. Bagaimana agar Anda selalu bijak memakai kartu kredit sehingga Anda tidak terjebak dengan utang yang menumpuk?
Coba cara mudah yang dilakukan ialah bertanya menjawab tiga pertanyaan berikut ini kepada diri Anda sendiri. Jika jawabannya tidak, sebaiknya Anda tidak meneruskan keinginan untuk menggunakan kartu kredit. Jika jawaban iya, silakan dilanjutkan rencana Anda menggesek kartu plastik tersebut.
Berikut ini tiga pertanyaan dari Halomoney.co.id berikut ini:
Apakah punya dana untuk membayar penuh?
Pertanyaan ini sangat penting Anda tanyakan setiap kali akan menggunakan kartu kredit untuk berbelanja atau keperluan lain. Jika tidak memiliki uang yang cukup untuk membayar penuh tagihan kartu kredit, Anda akan terkena bunga kartu kredit yang cukup besar. Dengan membayar tagihan kartu kredit secara minimal, utang kartu kredit Anda akan menumpuk karena akan terkena akumulasi bunga.
Apakah barang yang akan dibeli memang dibutuhkan?
Sebelum Anda berbelanja dengan kartu kredit, coba lontarkan pertanyaan berikut ini kepada diri sendiri: apakah saya memang membutuhkan barang itu? Bisakah saya membayar tunai? Apakah saya mampu membayar belanjaan saya?
Apakah Tagihan Kartu Kredit Sebelumnya Sudah Dibayar?
Sebelum Anda bertransaksi dengan kartu kredit, coba ingat apakah tagihan sebelumnya sudah dibayar atau belum? Jika belum dibayar dan Anda tidak memiliki dana untuk membayar tagihan yang baru, sebaiknya tidak menggunakan kartu kredit tersebut.
Bijaklah menggunakan kartu kredit. Memperlakukan kartu kredit sebagai kartu untuk mempermudah transaksi, bukan kartu untuk mencari utang. Sebagai kartu transaksi, Anda sebaiknya tidak mengandalkan kartu kredit untuk mendapatkan dana tambahan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Profil Ahmad Bahar, Penulis 'Gibran The Next President' yang Rumahnya Digeruduk GRIB Jaya
- 4 HP RAM 12 GB Memori Besar Harga Rp2 Jutaan, Gaming dan Edit Video Lancar Jaya
Pilihan
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
Terkini
-
Devisa Hasil Ekspor SDA Wajib Ditempatkan di Bank Himbara, Ini Skemanya
-
Mulai 1 Juni, BUMN Siap Jadi Makelar Ekspor SDA
-
IHSG Ditutup di Zona Merah, BRI Sekuritas Berikan Peringatan Keras
-
Belanja Negara Melonjak Rp 1.082 T April 2026, Purbaya Bantah Ekonomi Tumbuh karena Dana Pemerintah
-
Petani Sawit Protes Badan Ekspor, Mirip Monopoli Cengkeh Era Soeharto
-
IHSG Anjlok Usai Kenaikan BI-Rate, Pengamat Ungkap Peluang Technical Rebound
-
Apa Itu Planogram? Viral Penataan Produk Kopdes Merah Putih Dikritik Tak Menarik
-
Menkeu Purbaya Pastikan Tidak Ada Pajak Baru Tahun 2027
-
Penerimaan Pajak Tembus Rp 646,3 T di April 2026, Purbaya Pamer Capaian Minus Era Sri Mulyani
-
Airlangga: Pengaturan Ekspor SDA Sudah Mendesak!