Suara.com - Program tax amnesty berakhir pada 31 Maret 2017. Program tersebut berlangsung sukses.
Tapi ada cerita di balik itu. Ternyata, selama berlangsung program tax amnesty, sempat membuat sebagian pengusaha mengalami kekhawatiran.
Hal tersebut diungkapkan Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia Haryadi Sukamdani.
Haryadi mengatakan pengusaha khawatir jika program yang diluncurkan pertengahan tahun 2016 gagal.
"Saya sangat resah. Karena kalau gagal, bukan hanya Apindo, cacatnya bisa dibawa ke Presiden,” kata Haryadi di acara gathering di kantor Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan, Jakarta Selatan, Jumat (5/5/2017).
Tapi, akhirnya Haryadi lega. Sebab, program yang didukung kalangan pengusaha itu sukses.
Haryadi mengatakan sinergi antara pengusaha dan pemangku kepentingan harus terus berlanjut.
"Sinergi ini harus berlanjut, dan itu adalah suatu hal yang sangat baik. Terima kasih kepada jajaran Ditjen Pajak dengan keikhlasannya dan keterbukaan komunikasi sehingga usulan kami bisa diterima. Itu yang kami hargai, karena sebelumnya pemerintah dan Ditjen Pajak membuat regulasi pasti mendahulukan penerimaan,” katanya.
Baca Juga: Ini yang Disampaikan GNPF Soal Kasus Ahok Saat Pertemuan di MA
Tag
Berita Terkait
-
Purbaya Buka Suara usai Mantan Dirjen Pajak Diperiksa Kejagung, Singgung Manipulasi Laporan
-
Bukan Tax Amnesty, Kejagung Cekal Eks Dirjen dan Bos Djarum Terkait Skandal Pengurangan Pajak
-
Korupsi Tax Amnesty: Kejagung Sebut Periksa Sejumlah Nama Sebelum Pencekalan, Termasuk Bos Djarum?
-
Bos Djarum Victor Hartono Terseret Kasus Dugaan Korupsi Tax Amnesty, Purbaya: Bukan Zaman Sekarang!
-
Kejagung Ungkap Status Victor Hartono, Anak Orang Terkaya Indonesia yang Dicekal dalam Kasus Korupsi
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Rupiah Ambruk Karena Kondisi Fiskal, Panda Bond dan Swap Currency Tak Selesaikan Masalah
-
Fundamental Terjaga, Tugu Insurance Bukukan Laba Rp265,62 Miliar di Kuartal I-2026
-
Investor Masih Kabur saat IHSG Menguat? Rupiah Kuncinya
-
Bahlil Mau Terapkan Skema Bagi Hasil Migas di Sektor Pertambangan
-
Ada Pejabat Baru di Lingkungan Kementerian ESDM, Ini Daftarnya
-
Pengamat Ingatkan Efek Pelemahan Rupiah Bikin APBN Berdarah-darah
-
Bahlil Fokus Ganti LPG 3 Kg ke CNG, Berapa Harga Jualnya?
-
Dirikan Learning Center di Fakultas Pertanian UGM, Wujud Kepedulian BRI terhadap Pendidikan
-
Rupiah Turun Terus, Purbaya Siapkan Dana Stabilisasi Obligasi
-
Pengamat: Aturan Soal Migas Jadi Biang Kerok Rupiah Terus Jeblok