Sejak kuartal ke-empat tahun 2016, pemerintah berhasil membalikkan pertumbuhan ekonomi yang sebelumnya melambat. Dengan berbagai kebijakan yang dikeluarkan, pemerintah membuktikan dapat memperbaiki kondisi ekonomi Tanah Air di tengah kelesuan ekonomi global.
Demi terus memperbaiki kondisi saat ini, beberapa cara ditempuh oleh pemerintah. Diantaranya, mencoba mendorong kertertinggalan yang cukup jauh dalam pembangunan infrastruktur.
“Sebetulnya sudah lama disadari bahwa infrastruktur merupakan sektor penting. Maka dari itu pemerintah kemudian mengundang para investor untuk juga melakukan investasi di bidang infrastruktur,” ungkap Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution dalam Diskusi Indonesia Menuju Ekonomi Berkeadilan - Kebijakan Mengatasi Ketimpangan, Selasa (30/5/2017), di Jakarta.
Hadir pula dalam acara tersebut Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional Sofjan Djalil, Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Lukita Dinarsyah Tuwo, Ekonom Senior Raden Pardede, Sekretaris Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K) Bambang Widianto, Peneliti Fakultas Psikologi Universitas Indonesia Bagus Takwin, dan Kepala Ekonom Bank Dunia Vivi Alatas.
Pemerintah juga terus mencoba merumuskan beberapa sektor yang sebetulnya merupakan fondasi dari ekonomi yaitu industri manufaktur, pariwisata dan perikanan. Selanjutnya yang tidak kalah penting adalah penerapan kebijakan deregulasi dan debirokratisasi sehingga Indonesia semakin menarik dan semakin kompetitif untuk destinasi investasi baik dalam maupun luar negeri.
“Selain pertumbuhan ekonomi mulai membaik, segala kebijakan yang diambil berimbas positif pada turunnya tingkat kemiskinan, turunnya tingkat pengangguran dan gini ratio yang mulai menurun,” ujar Darmin.
Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Makro dan Keuangan Kemenko Perekonomian Iskandar Simorangkir menambahkan pada 1999, gini ratio menunjukkan angka 0,308 dan secara bertahap meningkat 0,41 hingga 2015. “Satu tahun terakhir baru merasakan dampak dari kebijakan ekonomi kita menurunkan gini ratio 0,394 pada September 2016,” kata Iskandar.
Meskipun gini ratio cukup menurun, pemerintah menyadari bahwa ketimpangan ekonomi masih terjadi di masyarakat. Oleh karena itu, untuk mengurangi ketimpangan yang terjadi di masyarakat ini. Selain terus menggenjot dan mempercepat pembangunan secara merata.
Baca Juga: Faisal Basri: Ketimpangan Kaya dan Miskin Tak Bisa Dihindari
Hal ini terkonfigurasi dalam Kebijakan Pemerataan Ekonomi terdiri atas 3 area utama, yaitu: (1) kebijakan pemerataan lahan; (2) kebijakan pemerataan kesempatan; dan (3) peningkatan kapasitas Sumber Daya Manusia.
“Maka dari tiga pilar besar inilah, kita turunkan kebijakan untuk mendorong perkembangan ekonomi yang berkeadilan,” ujar Darmin
Dirinya menegaskan diperlukan peranan dari semua pihak sehingga kebijakan ini dapat terlaksana secara efektif dan mencapai tujuan yang diinginkan untuk mengatasi ketimpangan. “Tentu ini jauh dari sempurna dan kita masih perlu mengambil pengalaman dari negara lain”, tutupnya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- 9 HP Gaming Terjangkau Rekomendasi David GadgetIn Buat Lebaran 2026, Performa Kencang!
- Apa Jawaban Minal Aidin Wal Faizin? Simak Arti dan Cara Membalasnya
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
Pilihan
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
Terkini
-
Hutan Lestari Pertamina: Menenun Harmoni Alam, Menuai Kesejahteraan Masyarakat
-
Krisis Energi: Harga BBM Naik Ekstrem di Negara-negara Asia, Indonesia Waspada?
-
Dukung Perjalanan Finansial PMI, Bisnis Remitansi BRI Tumbuh 27,7% YoY Jelang Lebaran 2026
-
Harga Emas Antam di Bawah 3 Juta saat Lebaran, Cek Rincian Lengkapnya di Sini!
-
Cara Transfer BRI ke DANA Melalui BRImo, ATM, dan Internet Banking
-
IHSG Senin Pekan Ini Buka atau Tidak? Ini Jadwal Lengkap Libur Bursa
-
Harga Emas Pegadaian Turun Saat Lebaran, UBS dan Galeri 24 Anjlok!
-
Cara Mencari Lokasi ATM dan Kantor Cabang BRI Terdekat
-
Nominal Uang Pensiun DPR yang Resmi Dicabut MK
-
Jadwal dan Titik One Way Garut Selama Momen Idulfitri