Ombudsman Republik Indonesia (ORI) menggelar diskusi terbukat bertajuk pembangunan Kota Baru Meikarta, di Gedung Ombudsman RI, di Jakarta, Selasa (22/8/2017). Sayangnya, pihak Lippo Group selaku pengembang kota mandiri Meikarta justru absen.
Anggota Komisioner Ombudsman, Ahmad Alamsyah Saragih menyebut bahwa pihak Meikarta Lippo Group mengaku belum siap. Padahal dalam acara hari ini, Ombudsman telah mengundang berbagai pihak yang terkait. Antara lain Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Kementerian Agraria dan Tata Ruang, Kementerian Komunikasi dan Informatika, Otoritas Jasa Keuangan, Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Pemerintah Kabupaten Bekasi, Dewan Pers, dan Komisi Penyiaran Indonesia .
"Kita sebetulnya memanggil pihak dari Meikarta, namun mereka mengaku belum bisa hadir dengan alasan mereka belum siap," kata Alamsyah.
Alamsyah menjelaskan bahwa pihak Lippo Group belum siap untuk melakukan presentasi kepada Ombudsman terkait duduk perkara masalah yang dihadapinya, terutama terkait izin pembangunan.
"Mereka belum siap melakukan presentasi, mereka butuh waktu tiga minggu untuk untuk bisa melakukan presentasi," katanya.
Padahal kata Alamsyah kehadiran perwakilan Lippo Group selaku pengembang Meikarta sangat penting. Terutama untuk mengklarifikasi berbagai persoalan kontroversial yang berhubungan dengan pembangunan proyek kota Meikarta masalah yang ada.
"Kami akan memanggil mereka lagi pada 8 September 2017 mendatang," tutup Alamsyah.
Baca Juga: Pemkab Bekasi Klaim Lippo Belum Mulai Konstruksi Meikarta
Berita Terkait
Terpopuler
- Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
- Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
- HP Rp1,5 Jutaan yang Bagus Merek Apa? Ini 5 Rekomendasi Terbaik David GadgetIn
- 4 HP realme dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- Berapa Harga Sepatu Lari Ortuseight Ori? Ini 5 Pilihan Bagus untuk Daily Run
Pilihan
Terkini
-
BI Rate Naik Lagi 25 bps, Jadi 5,50 Persen
-
Gegara Rupiah Keok, Bank Indonesia Mendadak Naikkan BI-Rate Jadi 5,50%
-
DPR Dorong Buyback, Saham Bank Himbara Kompak Melesat, IHSG Ikut Terbang
-
CFX Luncurkan Indeks CFX10, Acuan Baru Pantau Pergerakan Pasar Kripto Indonesia
-
DPR-Danantara Mau 'Serok' Saham BUMN, Emiten Bank Himbara Siap-siap Rebound?
-
Telkom Gelar RUPST Tahun Buku 2025 dan Bagikan Dividen Rp21,9 Triliun
-
Bahlil Ngebut Terapkan B50, Uji Coba Belum Tuntas
-
DPR Kumpulkan Bos Himbara, Bahas Rencana Buyback Saham BUMN saat Harga Murah
-
Lesu di Lapangan Banteng, Mengapa Purbaya Layak Diganti?
-
CFX Dorong Kedaulatan Ekosistem Aset Kripto Nasional Lewat Inovasi dan Infrastruktur Digital