Suara.com - Kebutuhan dan keinginan setiap orang bisa dibilang memiliki perbedaan yang tipis. Perbedaanya tergantung pada diri mereka pribadi, ingin membeli suatu barang karena hanya ingin atau karena memang membutuhkanya. Terkadang, kebutuhan dan keinginan terhadap suatu barang bisa menjadi satu saat kita melihat tawaran promo yang menarik. Karena terkesan jadi lebih murah harganya, kita membeli produk tersebut lebih dari satu. Padahal, yang digunakan hanya satu saja.
Hal tersebut seharusnya menjadi pelajaran untuk kita karena jika dibiasakan, kita akan menjalani pola hidup yang boros, dari segi keuangan. Sadarkah Anda, bahwa ada beberapa macam barang yang ternyata cukup sering membuat kita bingung saat ingin memilikinya. Antara kita butuh dan hanya ingin menjadi tidak bisa diprediksikan.
Apa saja tujuh barang tersebut? Berikut ulasannya.
1.Gadget dan Smartphone
Saat ini keberadaan gadget dan smartphone seperti hal yang wajib dalam kehidupan kita sehari-hari. Sebagian orang, bahkan ada yang memiliki gadget lebih satu. Jika memang Anda memerlukan gadget-gadget tersebut untuk menjalankan bisnis online misalnya, hal tersebut tidak menjadi masalah.
Namun, jika hanya untuk pemakaian pribadi, sebaiknya Anda membatasi penggunaan gadget sesuai dengan kebutuhan Anda. Setiap gadget yang dimiliki juga harus diisi pulsa atau kuota internet, untuk hal tersebut tentu Anda akan memerlukan tambahan anggaran lagi untuk gadget tersebut.
2.Kacamata atau Lensa Kontak
Orang yang memakai kacamata biasanya adalah orang yang memiliki gangguan penglihatan, sehingga ia tidak bisa melihat langsung secara jelas dan detail tanpa kacamata. Saat orang tersebut membeli kacamata, tentu saja karena kebutuhannya.
Namun, seiring berkembangnya zaman, orang membeli kacamata juga sebagai penunjang gaya hidup, terutama di bidang fashion. Ada berbagai bentuk kacamata cantik yang rasanya perlu untuk dimiliki, walaupun bukan merupakan kebutuhan yang wajib. Selain itu, hadirnya lensa kontak juga menjadi salah satu alternatif pengganti kacamata, juga banyak yang berminat membelinya.
3.Mobil atau Motor
Mengapa di sebagian kota besar di Indonesia, jumlah pengguna kendaraannya masih lebih banyak, dibandingkan yang memanfaatkan sarana transportasi umum? Mereka memang ingin merasakan perjalanan yang lebih cepat, aman dan nyaman. Namun, karena hal tersebut, saat ini banyak orang menganggap bahwa memiliki kendaraan juga sudah menjadi gaya hidup, bukan karena kebutuhan transportasi saja. Hadirnya jenis-jenis mobil low cost juga menjadi salah satu alasan mereka yang tadinya tidak mewajibkan untuk membeli mobil, akhirnya mereka membelinya juga.
4.Sebuah Kamera
Pergi kemanapun rasanya kurang percaya diri jika tidak membawa kamera. Saat pergi ke tempat yang bagus, pasti ingin selalu membawa kamera. Begitulah gaya hidup zaman sekarang yang terkadang memaksa kita untuk memiliki kamera, padahal sebenarnya kita tidak begitu memerlukannya. Berbeda hal dengan orang-orang yang berprofesi sebagai fotografer, traveler, atau blogger yang biasanya memang memiliki kamera karena mereka butuh untuk menunjang pekerjaanya.
5.Jam Tangan
Sejak dulu hingga sekarang, kita memang membutuhkan jam tangan untuk selalu mengetahui waktu dan agar kita dapat mengatur waktu dengan lebih baik lagi. Orang yang membeli jam tangan karena tujuan tersebut adalah orang yang memang membutuhkan informasi waktu.
Berbeda dengan orang yang membeli jam tangan karena motif dan modelnya yang lucu, atau karena jam tersebut sedang populer dan digunakan banyak orang. Karena keunikan tersebut, akhirnya ia membeli begitu banyak jam tangan, padahal yang digunakan tetap hanya satu dan tujuannya tetap sama, untuk melihat waktu. Tidak mungkin orang menggunakan lebih dari satu jam tangan di tangan mereka.
6.Alat-alat Olahraga
Zaman sekarang ini, sebagian orang mulai menyukai kegiatan olahraga yang umumnya memanfaatkan tempat a khusus, seperti gym. Olahraga memang penting untuk selalu menjadikan tubuh kita fit dan segar, serta siap menjalankan berbagai aktivitas. Jika seperti itu, Anda memang membutuhkan alat penunjang olahraga. Berbeda jika motivasinya adalah untuk sekadar pamer, bahwa Anda juga ikut berolahraga.
7.Peralatan elektronik dan Peralatan Rumah Tangga
Barang terakhir yang juga terkadang membuat kita bingung antara kebutuhan dan keinginan adalah saat membeli peralatan elektronik dan peralatan rumah tangga. Saat pergi ke mall, mungkin Anda melihat diskon berbagai produk tersebut.
Baca juga artikel Cermati lainnya:
Bisnis Rumahan yang Lagi Kekinian dengan Omzet Di Atas Gaji Bulanan
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- Harga Adidas Adizero Termurah Tipe Apa Saja? Ini 5 Varian Terbaiknya
Pilihan
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
-
Isak Tangis Pecah di Kulon Progo, Istri Praka Farizal Romadhon Tiba di Rumah Duka
-
Bareskrim Periksa Pasangan Artis Dude Herlino-Alyssa Terkait Skandal Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun
-
BREAKING NEWS: Peringatan Dini Tsunami 3, BMKG Minta Evakuasi Warga
Terkini
-
Simalakama Harga BBM: Menjaga Dompet Rakyat di Tengah Gejolak Selat Hormuz
-
Laba Medco Ambles 72 Persen, Beban Utang Membengkak di Tengah Merosotnya Harga Komoditas
-
Motor Ekonomi Baru, Kampung Nelayan Bisa Produksi hingga 2,15 Juta Ton Ikan per Tahun
-
Harga CPO Melonjak, Harga Kakao Anjlok Tajam
-
BPJS Ketenagakerjaan Ajak Pekerja Manfaatkan Keringanan Iuran 50 Persen JKK dan JKM
-
Perbankan Berbondong-bondong Beri Kredit Triliunan Rupiah ke Program MBG
-
Trump akan Lanjutkan Serangan ke Iran, Harga Minyak Dunia Melonjak di Atas 100 Dolar AS
-
Ribuan PPPK Terancam Diberhentikan, Regulasi Alokasi APBD Jadi Penyebab?
-
Harga Tembaga dan Emas Terkoreksi, Tekan Kinerja Ekspor Tambang Awal April 2026
-
Pasar Semen Lesu, Laba Indocement Justru Melompat 12 Persen di 2025