Ketua Umum DPP Partai Golkar Setya Novanto menilai dalam tiga tahun pemerintahan Presiden Joko widodo - Wakil Presiden Jusuf Kalla, Indonesia mencapai kebaikan.
"Tentu dengan situasi sekarang ini, situasi pemerintah makin baik dan semoga semakin tambah baik lagi," kata Novanto di Taman Makam Pahlawan, Kalibata, Jakarta Selatan, Jumat (20/10/2017).
Namun di sisi lain, perekenomian di Indonesia masih cenderung kurang baik. Sebab itu perlu perhatian serta dukunhan dari banyak pihak supaya ekonomi Indonesia terus mengalami pertumbuhan.
"Perkembangan ekonomi kita dalam situasional negara dengan kedaan yang betul membutuhkan perhatian dan tentu kita harapkan makin baik," ujar Novanto.
Ketua Dewan Pertimbangan Partai Golkar Aburizal Bakrie juga melihat hal yang sama. Satu sisi pemerintah Jokowi-JK sudah cukup baik dalam hal pembangunan infrastruktur. Hal ini patut diapreasisi.
Namun, ketimpangan ekonomi serta kesenjangan sosial masih sangat terasa. Ini menjadi pekerjaan rumah bagi Jokowi-JK dan perlu dukungan dari banyak pihak untuk mengatasi.
"Ada yang masih kurang, masalah pemerataan dan kemiskinan. Karena itu keputusan Golkar sudah dalam keadaan tepat untuk memberikan dukungan ke Jokowi untuk kali kedua," kata Aburizal.
Baca Juga: Golkar Ulang Tahun, Novanto Bakal Absen di Sidang e-KTP?
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
Pilihan
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
Terkini
-
Dolar 'Cekik' UMKM: Harga Kedelai Tembus Rp545 Ribu, Perajin Tahu Tempe Terpaksa 'Sunat' Ukuran
-
Putra SBY Jadi Bos Komite Kereta Cepat, Purbaya, Rosan hingga Nusron Wahid Jadi Anak Buah
-
Influencer hingga Selebgram Tak Bisa Lagi Nikmati Pajak UMKM 0,5%
-
Aturan Pajak Purbaya Makin Ketat, PP Baru Siap Kuras Kantong UMKM Beromzet Miliaran
-
Tok! Pemerintah Coret Influencer dan Selebgram dari Daftar PPh Final UMKM 0,5 Persen
-
Rupiah Terus Terpuruk, Djarot PDIP: Rakyat Desa Tak Pakai Dolar tapi Harga Sembako Melambung Tinggi!
-
BTN Kucurkan Kredit Rp1,5 Triliun ke Pindad, Sokong Produksi Maung MV3 Hingga Amunisi
-
Rupiah Sekarat Menuju Rp18.000: Kebijakan BI Dinilai Terlambat Jinakkan Bom Waktu Fiskal dan Global
-
Sindir Jakarta Sibuk Urus IHSG, Andi Widjajanto: Di Jogja Kami Mikir Republik!
-
Harga Kakao Melonjak Tajam Efek Selat Hormuz Ditutup, Kemendag Rilis Patokan Baru