Wakil Ketua MPR RI dari Fraksi PKS, Hidayat Nur Wahid menagih janji Presiden Joko Widodo semasa kampanye yang belum tercapai. Dia lebih menitik beratkan komentarnya terkait masalah kurs Dolar kepada Rupiah.
"Beliau harus lebih fokus lagi dengan janji-janji kampanye beliau saat menjadi calon presiden. Karena masih banyak yang belum dilaksanakan. Salah satu janji beliau bahwa Rupiah akan dibawah Rp10ribu. Dan sekarang diatas Rp13ribu. Ini sudah 3 tahun," kata Hidayat di DPR, Jakarta, Jumat (20/10/2017).
Semasa kampanye pada 2014, sejumlah pendukung Jokowi dan ekonom memprediksi kalau Dolar AS akan turun ketika Jokowi memimpin. Para pendukung Jokowi dan Ekonom tadi memprediksi kalau Dollar akan berada di angka Rp13ribu ketika Jokowi memimpin.
Hari ini, Jumat (20/10/2017), menyadur dari situs kursdollar.net, Dollar berada di angka Rp13.449 di posisi harga beli. Sedangkan di posisi jual Dollar berada di angka Rp13.585 rupiah.
Hari ini pula, Presiden Jokowi sudah bekerja selama 3 tahun. Ada sembilan program kerja kabinet Jokowi dan Wakil Presiden Jusuf Kalla. Sembilan program kerja ini dinamakan Nawacita. Masih ada dua tahun untuk menyelesaikan Nawacita.
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
-
Bukan Ragnar Oratmangoen! Persib Rekrut Striker Asal Spanyol, Siapa Dia?
Terkini
-
IES 2026 Menjadi Ruang Dialog Ekonomi, Energi, dan Daya Saing Indonesia
-
Kemenperin Akui Baja China Jadi Masalah di Indonesia
-
Permintaan Obligasi Indonesia Turun ke Titik Terendah dalam Setahun Terakhir
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
-
Pertamina Gagalkan Pencurian 10 Ton Minyak Mentah di Prabumulih
-
Arief Muhammad Rambah Bisnis Baru, Portofolio Usaha Makin Besar
-
Pandu Sjahrir Beberkan Mekanisme Danantara Investasi di Pasar Saham
-
Danantara Tak Mau Ikut Campur Soal Saham Gorengan yang Diusut Bareskrim
-
Tak Lagi Andalkan Listrik, Bisnis Beyond kWh Didorong Jadi Sumber Pertumbuhan
-
Setelah Perbaiki KRAS, Danantara Bangun Pabrik Baja Baru