Suara.com - Puluhan pekerja dari Aliansi Rakyat Peduli Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) melakukan aksi di depan Gedung Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia, di Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Selasa 7/11/2017). Aksi mereka menuntut Kemenaker untuk mengusut kasus kebakaran Pabrik Mercon, di PT. Panca Buana Cahaya Sukses, Kosambi, Tanggerang, yang menewaskan korban jiwa mencapai 48 orang.
"Ini membuktikan kepada masyarakat Indonesia bahwa isu K3 merupakan persoalan ditempat kerja yang masih memprihatinkan," kata Juru Bicara Aliansi Rakyat Peduli K3, Rian Irawan, di Kantor Kementerian Ketenagakerjaan di Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Selasa (7/11/2017).
Rian menyebutlemahnya pengawasan dari pemerintah di bidang keselamatan dan kesehatan kerja masih menjadi persoalan yang serius.
"Ditambah kurangnya perhatian dari pengusaha yang melihat persoalan K3 sebagai bagian dari biaya serta tidak tersedianya sanksi yang tegas terhadap pelanggaran K3 dalam regulasi. Sehingga bukan sesuatu yang aneh apabila perusahaan semakin abai pada keselamatan dan kesehatan kerja," ujar Rian.
Menurut Rian, kejadian di Pabrik Kosambi yang menewaskan puluhan pekerja merupakan perwujudan dari sikap perusahaan yang tidak memperhatikan keselamatan para pekerja.
"Itu ada anak - anak, ada ibu - ibu meninggal. Tanpa ada keselamatan yang dimiliki perusahaan. Banyak korban," kata Rian.
Oleh sebab itulah, Ria dan para buruh melakukan demonstrasi kepada Kementerian Ketenagakerjaan. Tujuannya agar dapat mengusut kasus kebakaran pabrik mercon milik Panca Buana Cahaya Sukses.
Adapun sejumlah atribut massa aksi yang dibawa yakni spanduk bertuliskan 'Hargai Hak Buruh Menolak Kerja Dalam Kondisi Kerja Yang Tidak Aman'.
Selain itu ada juga poster yang bertuliskan ' Tempat Kerja Bukan Kuburan, Kami Bekerja Menjual Tenaga Bukan Nyawa'.
Baca Juga: Sandiaga Janji Mengajak Buruh Diskusi soal UMP
Massa aksi menjalani aksi dengan tertib. Aksi kali ini dikawal oleh penjagaan dari pihak kepolisian dan terlihat tidak begitu ketat.
Arus lalu lintas didepan Kementerian Ketenagakerjaan juga masih terpantau lancar. Kendaraan roda dua maupun roda empat yang melintas tak terhambat dari massa aksi.
Tag
Berita Terkait
-
Demo 1.500 Buruh di Kemenkeu Batal Digelar usai Said Iqbal Lobi Purbaya
-
Perkuat Kompetensi Digital, Kemnaker Gandeng Xlsmart Siapkan SDM Masa Depan
-
Terbukti Korupsi! Immanuel Ebenezer 'Noel' Dijatuhi Hukuman 4,5 Tahun dan Denda Rp200 Juta
-
Terseret Kasus Korupsi, Noel Ebenezer Ngaku Menyesal Pernah Jadi Wamenaker
-
Awal Mula Noel Minta Ducati Rp600 Juta, Fakta Baru Sidang Kasus Kemnaker
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan
-
Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI
-
Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional
-
Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total
-
Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi
-
Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?
-
Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak
-
Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus
-
Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler
-
Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123