- Ketua Minerba Apindo menyatakan ekspor mineral dan batubara belum signifikan terdampak perang Timur Tengah.
- Mayoritas ekspor batubara Indonesia mengalir ke Asia Timur, melewati Samudra Pasifik, bukan Timur Tengah.
- Dampak tidak langsung perang Timur Tengah mungkin menekan kondisi finansial global yang perlu terus dipantau.
Suara.com - Ketua Komite Pertambangan Mineral dan Batubara (Minerba) Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo), Hendra Sinadia, mengungkap sejauh ini belum terdampak dampak signifikan dari perang yang terjadi di Timur Tengah terhadap ekspor-impor sektor mineral dan batubara atau minerba.
Sebagaimana diketahui, konflik antara Amerika Serikat dan Israel dengan Iran belakangan semakin memanas, sejak akhir Februari. Kini antara Israel dan Iran saling serang.
"Belum tahu sih eskalasinya ini seperti apa. Bahkan kalau ekspor lebih ke migas ya, ke Selat Hormuz kan banyaknya, " kata Hendra saat ditemui di Kantor Apindo, Jakarta yang dikutip pada Selasa (3/3/2026).
Dia menjelaskan bahwa Selat Hormuz merupakan jalur krusial perdagangan minyak dan gas global. Wilayah perairan itu diketahui menjadi jalur perlintasan utama yang mengalirkan sedikitnya 20 persen pasokan migas dunia.
Sementara untuk ekspor batubara Indonesia, disebutnya sebagian besar tidak melalui jalur Timur Tengah.
"Kalau batubara kita kan 98 persen itu ke Asia Timur, Samudra Pasifik. Jadi belum terdampak lah, sejauh ini ya secara langsung," ujar Hendra.
Sementara itu untuk komoditas nikel, dia juga belum dapat memastikan bagaimana dampaknya dari perang yang terjadi.
"Nikel mungkin bisa lewat Afrika. Tapi secara langsung belum terlihat dampaknya,” ucapnya Hendra.
Namun demikian, situasi di Timur Tengah menurutnya harus dipantau guna mengantisipasi dampak yang kemungkinan terjadi.
Baca Juga: Ketegangan di Timur Tengah Meningkat, Ini Kata Bahlil soal Pasokan BBM
"Secara tidak langsung pasti akan terdampak, karena kondisi finansial dunia akan semakin tertekan. Itu yang ke depan bisa berpengaruh,” ujarnya.
Berita Terkait
-
4 Kapal Pertamina Masih Berada di Timur Tengah, 2 Berada di Area Selat Hormuz
-
Iran-AS Memanas! Daftar 17 Jadwal Penerbangan ke Timur Tengah yang Dibatalkan
-
Bayang-bayang Perang AS-Iran, Harga Minyak Dunia 'Nangkring' di Level Tertinggi 7 Bulan
-
Timur Tengah Membara, Harga Minyak 'Terbang' Dekati Level Tertinggi 7 Bulan
-
Apindo Berharap Perjanjian Dagang RI-AS Pangkas Tarif Industri Padat Karya
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 7 Sepeda Terbaik untuk Pemula Mulai Rp1 Jutaan: dari Hybrid, Lipat hingga City Bike
Pilihan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
Terkini
-
Surya Paloh Titip Masa Depan Indonesia ke Anak Muda: Tak Bisa Lagi Berharap pada Generasi Tua
-
Sempat Kabur ke Depok, Begal Driver Lalamove di Gunung Masigit Akhirnya Diringkus Polisi
-
Polresta Solo Amankan Dua Pemuda Bawa Clurit di Jebres, Ini Kronologinya
-
Pofesi HR Kini Tak Hanya Urus Administrasi, Tapi Juga Menuju Mitra Strategis Bisnis
-
Waketum PSSI Ratu Tisha Kenalkan Liga Universitas Coca-Cola di Forum PBB
-
Liburan ke Bali Sambil Nonton Festival Musik, Ini Deretan Destinasi Seru di Bali Selatan
-
Prananda Paloh Resmi Pimpin Garda Pemuda NasDem, Surya Paloh Beri Pesan Menyentuh
-
Mengapa Banyak Proyek AI di Perusahaan Indonesia Mandek? Ternyata Bukan Salah Teknologinya
-
Keluar dari 'Zona Tidak Aman', Sarwendah Pilih Tinggalkan Rumah Gono-gini Ruben Onsu
-
Sambut Minat Besar Investor, PLN Siapkan Kontrak Jangka Panjang untuk Akselerasi Proyek PSEL