Suara.com - Debu merupakan kotoran dengan ukuran partikel yang sangat kecil. Jika dibersihkan dengan asal-asalan, kotoran akan kembali beterbangan dan mengotori benda-benda di rumah. Oleh karena itu, hindarilah melakukan hal di bawah ini:
Tidak Membersihkan Vacuum Cleaner
Membersihkan debu dari karpet, sofa, dan perabot lainnya akan lebih cepat jika menggunakan vacuum cleaner. Setelah digunakan, jangan lupa bersihkan sisa-sisa kotoran di dalam kantong penyimpanan dan lap bagian dalamnya agar tak ada yang bersisa.
Cara ini dapat mencegah vacuum cleaner terlalu penuh dan mampet. Jika ini terjadi, debu di dalam kantong penyimpanan bisa masuk ke mesin. Lama-lama kotoran pun akan keluar melalui sela-sela vacuum cleaner dan malah semakin mengotori ruangan.
Membersihkan dengan Kemoceng
Penggunaan kemoceng tidak efektif menghilangkan debu dari permukaan perabot. Memang tampaknya hilang, namun debu beterbangan di udara dan akan kembali menempel. Lebih baik bersihkan perabot menggunakan lap basah. Cara ini lebih efisien sebab kotoran dapat langsung menempel pada lap.
Menggunakan Cairan Pembersih
Cairan pembersih biasanya digunakan untuk membersihkan debu yang menempel pada perabot di rumah. Perlu diperhatikan bahwa jangan terlalu sering menggunakan cairan pembersih. Tidak hanya itu, cara menggunakannya pun perlu diperhatikan.
Jangan pernah menyemprotkan cairan pembersih langsung ke perabotan di rumah. Cara yang tepat adalah menyemprotkan cairan pembersih ke kain microfiber, kemudian lap perabotan secara perlahan.
Membersihkan Debu pada Kaca
Debu yang menempel pada permukaan kaca jendela akan lebih mudah dibersihkan dengan cairan pembersih khusus. Caranya, cukup semprotkan cairan pada lap dan dilanjutkan dengan pengeringan menggunakan kain bersih.
Umumnya, orang akan membersihkan kaca saat pagi atau siang hari ketika matahari bersinar cerah. Ternyata panas dari sinar matahari akan mempercepat keringnya cairan pembersih, sehingga debu yang menempel tidak terangkat dengan maksimal. Lebih baik lakukan proses ini pada sore hari.
Membersihkan Debu Kasur
Kebanyakan orang membersihkan debu pada kasur dengan cara dijemur di bawah sinar matahari lalu dipukul-pukul. Hal tersebut ternyata sama sekali tidak efisien sebab debu malah akan beterbangan lalu menempel kembali setelah beberapa saat.
Sebaiknya, bersihkan debu pada kasur dengan menggunakan vacuum cleaner. Saat ini juga sudah banyak penyedia jasa pembersih debu kasur dan tungau. Lakukan pembersihan pada kasur setidaknya sebulan sekali agar tubuh tetap sehat.
Artikel ini dipublikasikan bekerjasama dengan Urbanindo.com
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
Pilihan
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
Terkini
-
Purbaya Terima Aduan 46 Ribu Masalah Ditjen Pajak dan Bea Cukai
-
Cerita Purbaya Ditekan Investor Asing Gegara Ragukan Kondisi Ekonomi RI
-
Diproyeksi Masih Tertekan, Intip Ramalan Pergerakan IHSG Pekan Depan
-
Progres Pembangunan Pabrik Kimia Milik Chandra Asri Capai 66%
-
Nilai Tukar Rupiah Bisa Terus Melorot ke Level Rp 17.500 di Pekan Depan
-
UMKM Binaan Pertamina Raup Potensi Bisnis Rp10,6 Miliar di Inabuyer 2026
-
Simulasi Pengajuan Cicilan KUR BRI Hingga Rp500 Juta untuk UMKM 2026
-
BI Lapor Uang Primer Tumbuh Melambat 14,3% pada April 2026
-
ASDP Masih Raih Pendapatan Rp 4,96 triliun pada 2025 di Tengah Tantangan Bisnis
-
OJK Restui Merger BPR Danaputra Sakti dengan BPR Harta Swadiri